Selasa 31 Aug 2021 08:30 WIB

Kematian Mendadak Akibat Wabah dan Tanda Kiamat 

Kematian mendadak dalam sejarah lekat dengan munculnya wabah

Kematian mendadak dalam sejarah lekat dengan munculnya wabah. Ilustrasi jenazah Covid-19
Foto:

Oleh : KH Abdul Muiz Ali, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat dan Pengurus Lembaga Dakwah PBNU, dan Duta Pancasila BPIP RI

Mati mendadak bagi orang yang beriman bisa jadi itu merupakan bentuk kasih sayang dari Allah SWT dan sebaliknya bisa disebut siksaan bagi orang yang tidak beriman. Rasulullah SAW bersabda: 

عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : مَوْتُ الْفُجَاءَةِ تَخْفِيفٌ عَلَى الْمُؤْمِنِ ، وَأَخْذَةُ أَسَفٍ عَلَى الْكَافِرِ

Dari ‘Aisyah, dia berkata, "Aku mendengar Rasûlullâh SAW bersabda, “Kematian mendadak adalah keringanan terhadap seorang mukmin, dan siksaan yang membawa penyesalan terhadap orang kafir.” (HR  Abdurrazzaq). 

Rasulullah SAW juga berlindung diri dari segala sesuatu yang berisiko pada kematian.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي ، وَالْهَدْمِ ، وَالْغَرَقِ ، وَالْحَرِيقِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

“‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun.”  

Baca juga : Beri Kesempatan Taliban Memerintah Afghanistan Lagi

Terlepas dari pertanyaan apakah kematian mendadak merupakan suatu pertanda akhir zaman, tapi sebagai seorang muslim memang sudah seharusnya kita melakukan kontemplasi dan refleksi diri.

Sudah siapkah kita dihadapkan dengan kematian yang datang secara tiba-tiba? Karena pada hakikatnya kematian memang datang tanpa diundang. Baik dengan adanya wabah atau pun tidak, kematian adalah suatu keniscayaan yang pasti akan terjadi pada tiap insan yang bernyawa. Wallahu'alam bisshawab.

 

Sumber: mui.or.id

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement