Rabu 07 Jul 2021 05:15 WIB

Masjid di Amsterdam Diserang untuk Kedua Kali

Para pelaku perusakan masjid belum tertangkap.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Masjid di Amsterdam Diserang untuk Kedua Kali. Ilustrasi Islamofobia
Foto: Foto : MgRol_92
Masjid di Amsterdam Diserang untuk Kedua Kali. Ilustrasi Islamofobia

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Masjid Hagia Sophia di Amsterdam, Belanda dirusak, Ahad (4/7). Polisi masih mencari pelaku. 

National Vision Federation dalam sebuah pernyataan mengatakan jendela masjid dipecahkan dengan botol bir. Dilansir di Anadolu Agency, Selasa (6/7), lembaga tersebut menyoroti peningkatan insiden ujaran kebencian dan serangan rasialis di negara itu. Mereka juga menjelaskan masjid telah diserang untuk kedua kalinya sejak akhir tahun lalu.

Baca Juga

Pada Desember 2020, seorang penyerang bertopeng melemparkan batu ke jendela masjid tak lama setelah pelaksanaan sholat Isya. Namun, pelaku berhasil melarikan diri di tengah kegelapan.

Lembaga itu juga meminta pasukan keamanan dan pemerintah menentang serangan rasialis semacam itu. Tindakan diskriminasi disebut perlu diberantas dan sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

 

“Kami berharap pasukan keamanan dan politikus mengambil tindakan pencegahan terhadap serangan semacam itu,” kata Ketua Dewan Yayasan Masjid Hagia Sophia, Gazi Cirik.

Dia menyebut mereka telah memberikan rekaman video peristiwa serangan itu kepada polisi. Clirk meminta agar kasus ini segera diungkap dan mengatakan mereka akan merasa aman sebagai komunitas setelah penyerang tertangkap.

Sebelumnya, Masjid Ulu di Provinsi Utrecht Belanda juga mengumumkan masjid tersebut mengalami serangan islamofobia pada Desember lalu. Selain hinaan kepada Muslim yang tertulis di pintu masuk dan dinding masjid, sebuah salib juga digambarkan oleh pelaku. 

https://www.aa.com.tr/en/europe/mosque-in-amsterdam-attacked-for-second-time-since-late-last-year/2295278

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement