Jumat 07 May 2021 04:40 WIB

Migran Suriah di Spanyol Buat Media Berbahasa Arab Pertama

Baynana dibuat untuk mematahkan stereotip negatif seputar komunitas Arab dan migran.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Migran Suriah di Spanyol Buat Media Berbahasa Arab Pertama. Migran dari Eritrea, Mesir, Suriah dan Sudan, dibantu oleh pekerja bantuan dari LSM Spanyol Open Arms, setelah melarikan diri dari Libya dengan kapal kayu berbahaya di laut Mediterania, sekitar 110 mil sebelah utara Libya, pada Sabtu, 2 Januari, 2021.
Foto:

Mereka menghabiskan dua hari berjalan kaki sampai dapat melintasi perbatasan ke Turki. Di sana, mereka bertemu dengan rekan sesama jurnalis Suriah yakni Muhammed Subat, Okba Mohamed dan Moussa al-Jamaat. Atas bantuan Committee to Protect Journalists, mereka semua menetap di Madrid, ibu kota Spanyol.

Baynana berdiri sebagai akibat dari kekurangan administratif dan kelembagaan yang telah menghambat banyak migran dan pengungsi di Spanyol. Pada 2020, sebanyak 88.762 orang mengajukan permohonan perlindungan dan suaka internasional di Spanyol, di mana 77 persen atau 68.435 permohonan ditolak pemerintah Spanyol.

"Ketika kami tiba di Spanyol, kami mencari informasi tentang bagaimana mengurus dokumen kami dan menetap di negara itu, tetapi kami tidak dapat menemukan apa pun yang berguna. Itulah mengapa kami memutuskan mendirikan sebuah outlet untuk komunitas Arab di Spanyol, karena itu yang diperlukan agar mereka dapat menemukan informasi bermanfaat yang (dulu) tidak dapat kami temukan," ujar al-Ghareeb, seperti dilansir dari Al Araby, Kamis (6/5).

Menurut Komisi Bantuan Pengungsi Spanyol (CEAR), Spanyol memberikan suaka kepada hanya lima persen dari aplikasi yang diproses tahun lalu, jauh di bawah rata-rata Eropa sebesar 33 persen.

"Kami sudah hampir dua tahun di sini dan kami tidak tahu apa-apa. Kami sudah menunggu selama empat bulan untuk mencoba membuat janji dengan Departemen Imigrasi tetapi hal ini memakan waktu lama," kata al- Ghareeb.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement