Jumat 30 Apr 2021 20:30 WIB

Sumbar Terima Paket Sembako dari Kuwait

Bantuan tersebut berupa 300 paket sembako dari Komite Asia Tenggara

Rep: Febrian Fachri/ Red: A.Syalaby Ichsan
Gubernur Sumbar Mahyeldi hadiri peringatan Nuzul Quran di Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, Jumat (30/4)
Foto: Humas Pemprov Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi hadiri peringatan Nuzul Quran di Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, Jumat (30/4)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Kuwait melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Kuwait untuk RI memberikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat kota Padang melalui pelaksana Lajnah Khairiyah Musytarakah pada bulah Ramadhan tahun ini.

Bantuan tersebut berupa 300 paket sembako dari Komite Asia Tenggara - Jam'Iyyah Ihya Turots Islamy - Kuwait dibagikan kepada masyarakat kota Padang, Sumatra Barat.

 

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Asharullah mengatakan, bantuan dari Pemerintah Kuwait, apalagi di bulan ramadan yang akan memasuki Idul Fitri sangat berarti bagi yang menerima bantuan.

 

"Bntuan ini sangat bermanfaat dan sangat bernilai, apalagi sembakonya paket lengkap," kata  Mahyeldi, Jumat (30/4).

 

Mahyeldi menyebutkan bantuan paket sembako ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kuwait terhadap masyarakat Sumbar yang telah menjalin hubungan baik selama ini. Terutama pada bulan Ramadhan. Mereka melihat Sumbar sangat kuat dengan Islam yang sesuai dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

 

Selain itu, terkait bantuan sembako ini Gubernur Sumbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jam'Iyyah Ihya Turots Islamy dan Lajnah Khairiyah Musytarakah yang telah menyerah bantuan sembako tersebut. 

 

"Atas nama Pemerintah Sumbar dan masyarakat, kami memgucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti, apalagi dalam satu paket ini bermacam kebutuhan, seperti beras, minyak goreng dan lainnya dengan nilai Rp 621 ribu," ucapnya.

 

Perwakilan Indonesia dari Kuwait, Armi Yunedi mengatakan selama ini hubungan antara Kuwait dan Indonesia sangat erat. 

 

"Hubungan Indonesia dengan Kuwait dari dulu sangat dekat. Alhamdulillah. Kami disambut baik disini. Apalagi sesama saudara muslim terkhusus saat Ramadan ini saling memjaga ukhuwah Islamiyah,” ucap Armi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement