Kamis 27 Aug 2020 22:57 WIB

Puasa Tasua Jumat Asyura Sabtu, Ini Niat dan Tata Caranya

Hukum puasa Tasua dan Asyura adalah sunnah muakkadah

Rep: Rizky Suryarandika/ Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah
Hukum puasa Tasua dan Asyura adalah sunnah muakkadah. Ilustrasi puasa
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Hukum puasa Tasua dan Asyura adalah sunnah muakkadah. Ilustrasi puasa

REPUBLIKA.CO.ID, Berpuasa merupakan salah satu amalan yang disunnahkan untuk dilakukan di bulan Muharram. Melaksanakan puasa di bulan pertama dalam kalender Hijriyah ini memiliki keutamaan dan pahala luar biasa di sisi Allah SWT.  

Salah satu waktu puasa yang disunnahkan di bulan Muharam ini adalah puasa pada hari kesembilan dan kesepuluh, atau disebut puasa sunah Tasu'a dan Asyura. Puasa ini hukumnya sunnah muakkadah. 

Baca Juga

Puasa Tasua pada bulan ini, Muharram 1442 H bertepatan Jumat (28/8). Sementara puasa Asyura 10 Muharram, bertepatan pada Sabtu (29/8).

Setiap ibadah perlu didahului dengan niat. Berikut ini untuk niat puasa Tasu’a yang dapat dibaca pada malam hari atau sebelum terbitnya fajar: 

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِتا سوعاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Tasua’i lillahi ta‘ala. 

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT." 

Jika lupa, niat puasa Tasua' sebenarnya tetap bisa dilakukan ketika fajar sudah terbit atau saat hari sudah siang. Syaratnya, Muslim yang hendak berpuasa belum melakukan sesuatu yang membatalkan puasa.  

Niat puasa Tasu’a yang dilafalkan saat fajar sudah terbit ialah sebagai berikut : 

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ تا سوعاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Tasua’I lillahi ta‘ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasu’ai pada hari ini karena Allah SWT

Sementara itu lafal niat puasa Asyura yang dapat dibaca pada malam hari atau sebelum terbitnya fajar.  

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati asyura lillahi ta‘ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT." 

Jika lupa, niat puasa Tasua atau Asyura sebenarnya tetap bisa dilakukan ketika fajar sudah terbit atau saat hari sudah siang. Syaratnya, Muslim yang hendak berpuasa belum melakukan sesuatu yang membatalkan puasa.  

Niat puasa Tasu’a atau Asyura yang dilafalkan saat fajar sudah terbit ialah sebagai berikut :  

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى   

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati asyura lillahi ta‘ala. Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura pada hari ini karena Allah SWT. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement