Selasa 21 Jul 2020 16:52 WIB

Muslim Rusia Sambut Bahagia Status Baru Hagia Sophia

Muslim Rusia menilai status baru Hagia Sophia membawa kegembiraan.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Muslim Rusia Sambut Bahagia Status Baru Hagia Sophia. Foto: Hagia Sophia
Foto: Youtube/Guide for The Traveler
Muslim Rusia Sambut Bahagia Status Baru Hagia Sophia. Foto: Hagia Sophia

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL--Wakil Kepala Dewan Spiritual Muslim Rusia, Damir Muhetdinov, mengatakan, status baru Hagia Sophia sebagai masjid, membawa kegembiraan besar bagi pemeluk agama monoteistik, Muslim, Kristen, dan Yahudi.

"Kami menyambut dengan riang bertambahnya satu tempat ibadah di mana nama Tuhan diperingati di Bumi. Kami melihat ini sebagai kemenangan bersejarah lain untuk monoteisme," kata Muhetdinov yang dikutip di Yenisafak, Selasa (21/7).

Baca Juga

Muhetdinov mengatakan, sejak awal diskusi mengenai status Hagia Sophia, Dewan Spiritual Muslim Rusia mengambil posisi tanpa campur tangan dalam masalah negara berdaulat, sambil menekankan pentingnya menjaga perdamaian antaragama dan monumen itu sendiri, yang merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

"Menjadi objek budaya yang penting di dunia, menurut kami, Hagia Sophia harus dapat diakses oleh orang-orang dari semua agama dan pandangan agama," katanya.

 

Muhetdinov meyakini, orang-orang Turki dan kepemimpinan politik mereka akan menemukan cara yang tepat untuk melestarikan Hagia Sophia dan tidak melanggar hak-hak kelompok agama lain dan pengakuan.

"Dengan contoh Masjid Sultan Ahmed, kita tahu bahwa siapa pun, terlepas dari agama mereka, dapat datang ke tempat itu, baik untuk berdoa atau melihat keindahannya dan berkenalan dengan Islam," kata Muhetdinov.

"Oleh karena itu, pelestarian penampilan historis Hagia Sophia sebagai monumen arsitektur adalah benar dan akan berfungsi untuk melestarikan perdamaian, harmoni, dan pemahaman antara berbagai bangsa dan budaya," sambungnya.

Muhetdinov mengatakan, Hubungan Dewan Spiritual Musim Rusia dengan Direktorat Urusan Agama Turki telah terjalin baik selama beberapa dekade. Salah satunya adalah kontribusi Turki dalam pembangunan masjid di Moskow.

"Dekorasi masjid sebagian besar merupakan hadiah dari pihak Turki dan Yang Mulia Recep Tayyip Erdogan sebagai tanda penghormatan dan persaudaraan solidaritas dengan Muslim Rusia," katanya.

Saat ini, sebuah proyek besar yang menerjemahkan ensiklopedia Hadis dari Turki ke Rusia yang terdiri dari tujuh volume sedang diselesaikan, dan para ilmuwan Rusia dan Turki telah mengerjakan publikasi di Rusia selama lima tahun terakhir, tambah Muhetdinov.

Sumber:

https://www.yenisafak.com/en/news/russian-muslims-happy-with-hagia-sophia-status-change-3534901

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement