Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Mereka yang Mengaku Nabi dan Ancaman Dajjal di Hari Akhir

Ahad 19 Jan 2020 09:23 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah

Mereka yang mengaku nabi ada yang bertobat dan ada pula yang berarkhir tragis tewas. Kaligrafi Muhammad SAW. Ilustrasi

Mereka yang mengaku nabi ada yang bertobat dan ada pula yang berarkhir tragis tewas. Kaligrafi Muhammad SAW. Ilustrasi

Foto: .
Mereka yang mengaku nabi ada yang bertobat dan ada pula yang tewas.

REPUBLIKA.CO.ID, Fenomena para pengaku nabi dan rasul masih saja kerap bermunculan, tak terkecuali di era sekarang. Sekalipun teks-teks keagamaan baik Alquran, hadis, maupun consensus ulama menegaskan tak ada nabi dan rasul setelah Muhammad SAW. 

Baca Juga

Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku". (Tirmidzi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa, Musnad Ahmad, Marwiyat-Anas bin Malik).  

Bahkan, munculnya fenomena para pengaku nabi ini juga dikaitkan dengan salah satu tanda kiamat yaitu munculnya banyak Dajal yang mengaku nabi, baik pada saat Rasulullah masih hidup maupun setelah wafat. Dalam satu hadis disebutkan bahwa jumlahnya sekitar 30 orang. Namun Nabi tidak memerincinya satu per satu.

“Hari kiamat tidak akan datang sampai muncul banyak Dajal sang pembohong, (jumlahnya) sekitar 30 orang dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah.” (HR al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA). Dalam sejarah tercatat beberapa nama orang yang mengaku dirinya sebagai nabi, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Musailamah al-Kazzab, hidup pada masa Nabi. Musailamah masuk Islam tahun 9 H, tapi kemudian murtad. Dia dan bala tentaranya sekitar 40 ribu orang bisa ditaklukkan Abu Bakar.
  2. Al-Aswad al-'Ansi, berasal dari Yaman. Dia hidup pada masa Nabi, masuk Islam tapi kemudian murtad. Dia mempimpin gerakan melawan kaum Muslimin, tapi akhirnya mati terbunuh.
  3. Sajah binti al-Haris at-Taglibiyyah, seorang wanita penganut Nasrani. Dia pernah menjadi istri Musailamah al-Kazzab. Setelah Musailamah kalah, dia akhirnya masuk Islam dan kembali ke kampungnya di Taglib.
  4. Ţulaihah binti Khuwailid al-Asadi, pernah masuk Islam pada tahun 9 H, bersama kabilah Bani Asad. Dia kemudian murtad dan mengaku nabi. Pada masa Abu Bakar dia dikalahkan Khalid bin Walid dan masuk Islam kembali.
  5. Mukhtar bin Abi 'Ubaid as-Saqafi, seorang Syi'ah. Dia hidup pada masa tabi‘in. Dia mengaku mendapat wahyu. Saat perang melawan Mus'ab bin Zubair, dia mati terbunuh.
  6. Haris bin Sa'id al-Kazzab, hidup pada masa Abdul Malik bin Marwan. Dia mengaku menjadi nabi dan akhirnya dijatuhi hukuman mati.
  7. Pada masa Dinasti Bani Umayyah dan Abb☼asiyah tercatat tidak kurang dari tujuh orang pengaku nabi, yaitu al-Mukhtar bin 'Ubaid as-Saqafi, al-Haris bin Sa'id, Bayan bin Sam'an, al-Mugirah bin Sa'id, Abu Mansur al-Ujali, Abu al-Khattab al-Asadi dan Ali bin al-Fadl.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA