Selasa 07 Jan 2020 16:03 WIB

Dompet Dhuafa Bantu Mobilisasi Warga Sajira

Dompet Dhuafa menghadirkan bantuan mobilisasi untuk para warga dan penyintas.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Gita Amanda
Dompet Dhuafa menghadirkan bantuan mobilisasi untuk para warga dan penyintas agar tetap dapat beraktifitas seperti biasa.
Foto: Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa menghadirkan bantuan mobilisasi untuk para warga dan penyintas agar tetap dapat beraktifitas seperti biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Tim Water Rescue DMC (Disaster Management Centre) Dompet Dhuafa, hadir di Desa Sajira, Lebak, Banten dengan membawa dua buah armada perahu karet jenis river boot dan mesin LCR. Menghadirkan bantuan mobilisasi untuk para warga dan penyintas agar tetap dapat beraktifitas seperti biasa.

"Hari ini kita gunakan (perahu karet) memang bukan untuk evakuasi, namun kami utamakan aktifitas anak-anak sekolah, kegiatan belajar-mengajar. Lihat saja saat ini mereka masih banyak tetap berangkat ke sekolah walau kondisi bencana," jelas Ade, Koordinator Tim Water Rescue DMC.

Baca Juga

Memberanikan diri menyeberangi Sungai Ciberang, banyak warga mengaku belum pernah mengakses sungai tersebut menggunakan perahu karet terutama wanita dan anak-anak.

photo
Dompet Dhuafa bantu warga Lebak.

Sejumlah siswa siswi harus menyeberang sungai Ciberang dengan perahu karet melintasi arus sungat yang deras serta lebar akibat banjir bandang yang terjadi beberapa pekan lalu, bahkan menyulitkan akses ekonomi warga penghubung antara Kecamatan dan Desa di Kabupaten Lebak.

Seperti yang dialami oleh Fatar dan Chandra, sepertinya baru tersadar bahwa mereka harus menyeberangi derasnya arus Sungai Ciberang untuk menuju sekolahnya, SDN 1 Sajira. Mereka berdua tampak bingung dan khawatir, tetapi tidak ada akses jalan karena jembatan utama jalur tersebut rusak terputus akibat erosi yang disebabkan banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak awal tahun 2020 ini.

"Biasanya lewat jembatan itu, Kak, namun jembatan telah putus dan miring cukup bahaya jika kami melewatinya," ucap Fatar sambil menunjuk ke arah jembatan yang rusak tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement