Wednesday, 22 Zulhijjah 1441 / 12 August 2020

Wednesday, 22 Zulhijjah 1441 / 12 August 2020

PP Muhammadiyah Ajak Umat Isi Tahun Baru dengan Dzikir

Ahad 29 Dec 2019 18:09 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Umat Islam diajak bermunajat saat malam tahun baru.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak umat Islam mengisi tahun baru dengan meningkatkan kualitas iman dan takwa. Memperbanyak dzkir, shalawat dan doa lebih baik daripada pesta pora yang tak ada manfaatnya. 

Baca Juga

"Bagi umat umat Islam, bisa mengisi malam tahun baru dengan berdzikir, bermunajat, dan muhasabah," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, saat dihubungi Republika, Ahad (29/12).

Menurutnya, memang tidak ada tuntutan dari Agama Islam untuk berdzikir pada malam tahun baru. Karena dzikir atau mengingat Allah bisa dilaksanakan kapan saja dan di mana saja demi dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Akan tetapi, dzikir di tahun baru tidak terlarang, asalkan tidak diwajibkan," katanya.

Menurutnya, dari sudut budaya, dzikir tahun baru merupakan budaya baik dan bisa menjadi konter atas budaya barat yang sekuler. Merayakan tahun baru dengan berdzikir jauh bermanfaat secara sosial dan spiritual daripada pesta pora yang berlebihan.

Abdul Mu'ti mengatakan, momen pergantian tahun merupakan peristiwa biasa yang terjadi setiap tahun. Apalagi momen tahun baru masehi yang merupakan peristiwa kultural yang jamak. 

Akan tetapi, karena perkembangan jaman saat ini, di tengah arus budaya pop yang berasal dari barat, momen pergantian tahun sering diisi dengan berbagai hiburan dan pesta-pesta.

"Tentu tidak ada larangan. Tetapi berpesta-pesta secara berlebihan tidak banyak manfaat," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA