Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Domino's Kirim Pizza Babi, Muslim Inggris ini Merasa Dihina

Rabu 20 Nov 2019 14:36 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Andi Nur Aminah

Domino

Domino

Foto: Reuters
Mereka memesan pizza vegetarian namun justri dikirimi pizza babi.

REPUBLIKA.CO.ID, DEVON -- Sebuah keluarga Muslim yang tinggal di Exeter di Devon, Inggris, merasa kecewa dan dilanggar privasinya setelah mereka diberi pizza daging babi dan bukannya pizza vegetarian oleh restoran Domino's Pizza. Sang ayah, Sami Khan, merasa ada yang aneh dari rasa di mulutnya setelah ia memakan sepotong pizza.

Baca Juga

Hingga kemudian ia menyadari, bahwa itu adalah daging babi, yang memang haram dikonsumsi oleh umat Islam. Istri Sami, Ambia, menceritakan bahwa suaminya memakan satu potong pizza tersebut dan ia merasa tidak yakin dengan apa yang dimakannya. Sang suami lantas mengamati lagi pizza yang dimakannya dan melihat daging babi.

"Dia merasa sakit hati dan dilanggar privasinya karena sosis babi itu dan kami Muslim. Babi mutlak haram, dan di atas semua itu kami adalah vegetarian," kata Ambia, dilansir di Metro, Rabu (20/11).

Ia juga merasa kecewa dengan cara Domino's menanggapi kejadian itu. Menurutnya, pihak restoran mengatakan bahwa mereka bisa mendapatkan pizza pengganti. Namun, bukan hal itu yang justru diinginkan keluarga dengan lima orang anggota ini.

Saat suaminya membawa pizza itu ke restoran di Honiton Road, mereka memastikan bahwa itu memang sosis. Namun, tidak ada yang datang ke rumah mereka untuk mengumpulkan pizza tersebut untuk diselidiki. "Di toko mereka meminta maaf tapi berkata, 'ini toko yang sibuk, itu sudah terjadi, terima saja'," ujarnya.

"Mereka menawarkan penggantian, tetapi setelah mengalami ini kami tidak menginginkan apa pun dari mereka. Bagaimana kalau kita alergi? Mereka tidak bisa meminta maaf jika orang itu meninggal. Ini salah secara moral dan etika," lanjutnya.

Menurut Ambia, pihak restoran harus memastikan agar tidak ada risiko kontaminasi silang. Ia mengatakan, hal itu adalah sesuatu yang serius dan untuk bisnis yang sudah mapan seperti Domino's itu harus menjadi prioritas.

Sementara itu, juru bicara restoran Domino's berdalih bahwa itu adalah kesalahan yang tidak disengaja. "Ketika pelanggan memberi tahu kami, kami segera meminta maaf dan mengumpulkan pizza untuk menyelidiki lebih lanjut."

"Kami mengeluarkan pengembalian dana penuh kepada pelanggan dan menawarkan untuk membuat kembali dan mengirimkan pesanan baru."

Sebelumnya, hal serupa pernah terjadi pada 2017 lalu. Saat itu, seorang pria Muslim menggugat rantai pizza terbesar ketiga di Amerika, Little Caesars, sebesar 100 juta dolar setelah ia dihidangkan pizza berlabel halal dengan topping babi pepperoni. ]

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA