Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Fitur Unik Jam Air Ridwan al-Sa’ati

Senin 11 Nov 2019 13:41 WIB

Red: Agung Sasongko

jam air

jam air

Foto: ap
Jam air Ridhwan al-Sa'ati dilengkapi dengan beberapa fitur unik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —Jam air Ridhwan al-Sa'ati dilengkapi dengan beberapa fitur unik. Fitur inilah yang membuat jam tersebut menjadi benda peninggalan sejarah Islam yang penting dan berteknologi relatif maju. 

Perangkat asli jam ini memiliki dua tingkat. Tingkat yang di bawah berisi pembuluh air tembaga dan perangkat mengambang yang menghasilkan gerakan. Sedangkan, tingkat atas memuat beberapa komponen mekanik untuk menghidupkan dan mengendalikan jam ini.  

Bagian luar jam terdiri atas papan kayu dan tembaga besar dengan ukuran sekitar 240 x 240 cm. Bagian tersebut terdiri atas 12 pintu kuningan, masing-masing berputar untuk menunjukkan jumlah jam yang telah berlalu. Di atas setiap pintu terdapat sebuah kubah tembaga. Masing-masing kubah akan meningkat setelah satu jam berlalu. Pada sisi pintu tembaga, terdapat “dua elang” yang melemparkan bola tembaga ke dalam cangkir tembaga besar untuk menghasilkan suara dering.

Jam ini pun memiliki pelat tembaga melingkar dengan tanda-tanda zodiak tertulis di lingkarannya untuk menghubungkan kalender Hijriyah (kalender qamariyah) dengan kalender matahari, meramalkan cuaca tahunan, dan perubahan musim.

Ada pula tanda panah untuk menunjukkan sudut matahari terhadap bumi pada siang hari. Jam ini juga memiliki piringan setengah lingkaran yang disebut lingkaran malam. Lingkaran ini berisi 12 bukaan dalam posisi melingkar yang menyala ketika jam menunjukkan waktu di malam hari.

Jam air telah dikenal jauh sebelum keberadaan jam air di Masjid Umayah, Damaskus, ini. Di dunia Islam, Al-Jazari dikenal sebagai perintis jam air. Namun, ia bukan satu-satunya ilmuwan Muslim yang menciptakan jam air. Ibnu al-Haytam juga membuat jam sejenis pada 1000 M.

Muncul pula nama Al-Zarqali. Ia menciptakan dua jam air besar yang berada di tepi Sungai Tagus di Toledo. Meskipun demikian, jam air yang paling monumental diciptakan oleh seorang insinyur terkemuka di dunia Islam, Al-Jazari.

Jam air karya Al-Jazari yang sangat terkenal adalah jam berbentuk gajah. Tak sedikit ilmuwan modern yang mengakui kehebatan Al-jazari dalam pembuatan jam air, yang pada masa itu jam merupakan barang istimewa. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA