Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Hari Santri Nasional, ASN Kota Depok Wajib Berbusana Muslim

Senin 21 Okt 2019 22:30 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Agung Sasongko

Wali Kota Depok Mohammad Idris di acara Sarasehan Dakwah yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Rabu (21/8).

Wali Kota Depok Mohammad Idris di acara Sarasehan Dakwah yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Rabu (21/8).

Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Hal itu tertuang dalam surat edaran Wali Kota Depok tertanggal 21 Oktober 2019

REPUBLIKA.CO.ID,  DEPOK -- Peringati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengwajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan pakaian muslim. Hal itu tertuang dalam surat edaran Wali Kota Depok tertanggal 21 Oktober 2019 tentang penggunaan pakaian muslim dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di lingkungan Pemkot Depok.

"Ini menindak lanjuti surat edaran Gubernur Jawa Barat (Jabar) untuk memperingati Hari Santri Nasional diwajibkan para ASN menggunakan pakaian muslim," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Senin (21/10).

Penggunaan pakaian muslim, untuk pria menggunakan pakaian atasan koko, celana panjang hitam dan peci. Sedangkan untuk wanita, menggunakan pakaian muslim pada umumnya, berjilbab atau menggunakan selendang.

"Tidak berlaku Untuk yang beragama non muslim, tapi yang wanita pakai selendang. Bagi para ASN Dinas Perhubungan  (Dishub), Satpol PP serta Dinas Kebakaran (Damkar) tetap pakai seragam kedinasan tapi harus menggunakan peci," terang Idris.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA