Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Gojek Luncurkan Kode QR Khusus Pembayaran ZIS

Selasa 16 Jul 2019 19:45 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Hasanul Rizqa

QR Barcode untuk pembayaran zakat, infak dan sedekah secara non tunai melalui Go-Pay.

QR Barcode untuk pembayaran zakat, infak dan sedekah secara non tunai melalui Go-Pay.

Foto: Tahta Aidilla/Republika
Gojek mempermudah pembayaran zakat infak dan sedekah melalui gopay

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan aplikasi digital Go-jek menawarkan kemudahan bagi umat Islam yang ingin melakukan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui fitur Gopay. Menurut Kepala Humas Gopay Winny Triswandhani, pihaknya saat ini telah menerapkan sistem Scan QR untuk mempermudah pembayaran ZIS. Program ini dinamakan Gopay for Good dan bekerja sama dengan lembaga zakat Nahdlatul Ulama (NU) Care-LazisNU. Hasil donasi akan langsung masuk ke rekenening LazisNU tanpa potongan sama sekali.

“Dengan teknologi QR, pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah menjadi transparan dan cepat,” kata Winny di Jakarta, Selasa (16/7).

Baca Juga

Sejak berjalan pada Mei 2019 lalu, respon warga terhadap program ini, kata Winny, sangat baik. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1.800 kali donasi masuk melalui kode QR. Ini menandakan adanya antusiasme dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat terkait program donasi non-tunai, kata Winny. 

Dia menjelaskan, kode QR ini tersedia di berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan untuk berdonasi. Donasi non tunai ini juga dapat meningkatkan jumlah donasi yang terkumpul karena masyarakat memiliki cara tambahan untuk berdonasi dengan mudah.

“Proses digitalisasi seluruh ekosistem NU Care-LazisNU dicanangkan akan selesai pada Desember 2019,” katanya.

Dia menerangkan, kode QR ini, merupakan program baru yang dikeluarkan Gopay dan masih dalam proses sosialisasi. Nantinya Gopay akan bekerjasama dengan setiap cabang LazisNU seluruh Indonesia untuk mendistribusikan kode QR ini.

“Kode ini berlaku di 350 kota, dan bisa diakses di seluruh wilayah meskipun tidak ada layanan gojek disana,” kata dia.

“Kami berharap, kode QR ini bisa lebih memudahkan orang bisa untuk tolong menolong, sekaligus menguatkan ekonomi masyarakat,” tutup Winny.

Sementara itu, Vice President Public Affair Gojek, Astrid Kusumawardhani menjelaskan, sejak awal berdiri, Gojek memiliki misi untuk mengangkat ekonomi masyarakat melalui digitalisasi. Bukan hanya saat melakukan transaksi, namun juga untuk berdonasi.

Kerja sama antara Gojek, Gopay dan NU Care-LazisNU ini, menyasar 90 juta warga NU untuk lebih mudah dan nyaman dalam berzakat, infaq dan sedekah non tunai. “Kami sangat bangga bisa memperluas kolaborasi antara Gojek dan Nahdlatul Ulama, melalui kerjasama NU Care-LazisNU ini. Kami percaya bisa mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi umat berbasis digital,” kata Astrid di Jakarta, Selasa (16/7).

“Dengan jaringan NU Care-LazisNU yang luas didukung dengan teknologi yang kami tawarkan, diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah zakat, infaq, dan sedekah sekaligus pengusaha UMKM di berbagai daerah untuk lebih mudah naik kelas,” sambungnya.

Astrid menjelaskan, program ini merupakan inovasi dari kerjasama antara Gojek dan NU sebelumnya dalam mengembangkan usaha digital penggiat UMKM. Saat ini terdapat sekitar 800 anggota muslimat NU yang sudah dilatih untuk mengembangkan usaha berbasis digital.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA