Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Karya-Karya Terjemahan Dinasti Abbasiyah

Kamis 06 Jun 2019 11:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilustrasi ilmuwan Muslim saat mengembangkan sains dan teknologi pada era Dinasti Abbasiyah di Baghdad.

Ilustrasi ilmuwan Muslim saat mengembangkan sains dan teknologi pada era Dinasti Abbasiyah di Baghdad.

Foto: Wordpress.com
Salah satu penerjemah pertama adalah Abu Yahya Ibn al- Bathriq (wafat 806 M)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Karya-karya yang diterjemahkan dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Arab, seperti buku kedokteran Yunani karya Galen (wafat 200 M), matematika, dan ilmu pengetahuan gabungan karya Euclides (wafat 300 SM), yakni Element dan Almagest, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi al Majisthi, serta karya Claudius Ptolemeus (wafat 168 M).

Baca Juga

Salah satu penerjemah pertama dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Arab adalah Abu Yahya Ibn al- Bathriq (wafat 806 M) yang menerjemahkan karya-karya Galen dan Hipokrates (wafat 436 SM) untuk Khalifah al-Manshur. Dia juga menerjemahkan Quadripartitum karya Ptolemeus untuk khalifah abbasiyah">Dinasti Abbasiyah lainnya.

Penerjemah lainnya adalah seorang penganut Kristen asal Suriah, yakni Yahya Ibn Masawayh (wafat 857 M). Ibn Masawayh telah menerjemahkan beberapa manuskrip untuk Khalifah Harun al-Rasyid, ter utama naskah tentang kedokteran yang dibawa khalifah dari Ankara dan Amorium.

Penerjemah lainnya adalah Hunayn Ibn Ishaq (wafat 873 M). Hunayn adalah penganut Kristen Nestorian yang menjadi asisten Ibn Masawayh. Hunayn banyak menerjemahkan kar ya-karya ilmiah, salah satunya adalah Hermeneutica, karya Aristoteles yang diterjemahkan ke dalam bahasa Aramaik, kemudian dialihbahasakan menjadi bahasa Arab.

Selain itu, Hunayn juga menerjemahkan buku Galen, Hipokrates, Dios korides, dan Plato. Tujuh buku Galen tentang anatomi juga diterjemahkan oleh Hunayn.

Salah satu karya Plato yang diterjemahkan Hunayn adalah Republic (Siyasah) dan karya Aristoteles, seperti Categories (Maqulat), Physics (Tha bi’iyat) dan Magna Moralia (Khulqi yat). Sebagai upah menerjemahkan, Hunayn mendapatkan emas seberat buku yang ia terjemahkan. Karier Hunayn selesai ketika ia yang juga ber profesi sebagai dokter menolak pe rin- tah Khalifah al-Mutawakkil untuk meracuni lawan politiknya.

Penerjemah lainnya adalah Tsabit bin Qurrah (wafat 901 M), lagi-lagi penganut Kristen Nestorian. Tsabit menerjemahkan sejumlah karya Yuna ni tentang matematika dan astronomi, termasuk karya Archimedes (wafat 212 SM). Beberapa terjemahan karya Euklides oleh Hunayn direvisi oleh Tsabit. Pekerjaan Tsabit ini didukung penuh oleh Khalifah al-Mutadhid. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA