Jumat 30 Mar 2018 14:49 WIB

Laznas DT Peduli Targetkan Himpun Dana Ramadan Rp 40 M

Dana yang dihimpun untuk program Ramadhan dan reguler.

Rep: Novita Intan/ Red: Dwi Murdaningsih
Komunitas Muslim sambangi DT Peduli.
Foto: DT Peduli
Komunitas Muslim sambangi DT Peduli.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daurat Tauhid (DT) Peduli Umat menargetkan penghimpunan dana Rp 40 miliar pada Ramadhan tahun ini. Selanjutnya, dana yang terhimpun itu akan diimplementasikan untuk program khusus Ramadan dan berbagai program reguler lain yang telah dijalankan oleh DT Peduli.

Direktur Utama DT Peduli, H Herman, mengatakan selama 18 tahun Laznas DT Peduli berkiprah menebar kemanfaatan dan kemaslahatan bagi umat. Bulan Ramadan merupakan momentum tumbuhnya kedermawanan kaum muslim dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya.

Menyambut Ramadhan, DT Peduli Umat menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada 27-28 Maret 2018 di Yogyakarta. Dalam agenda tersebut DT Peduli kembali mengaungkan agar masyarakat dan kaum muslimin semakin meningkatkan spirit kepeduliannya untuk negeri di bulan Ramadhan.

"Program khusus Ramadan seperti, berbuka puasa bersama 25 ribu sahabat yatim dan dhuafa di pelosok negeri, tebar 25 ribu Alquran di pelosok negeri, berbagi 25 ribu bingkisan lebaran dan mudik gratis bagi kaum difabel serta program khusus untuk 4 negara, yaitu Palestina, Suriah, Rohingya dan Somalia," ucapnya.

Selanjutnya, program reguler yang sedang berjalan adalah mendirikan 25 gedung pemberdayaan dan 25 gedung difabel creative center di Indonesia.

"Dengan pertolongan Allah SWT dan dukungan dari kaum muslimin, insyaa Allah semua program yang telah di gulirkan DT Peduli ini akan dapat terwujud dan semakin memberikan banyak manfaat serta memberdayakan umat," ujar Herman.

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) berpesan melalui sambungan teleponnya, karunia hanya milik Allah SWT. Maka sepatutnya DT Peduli berupaya menjadi tim yang disukai Allah. "Dalam berkhidmat di DT Peduli, yang paling utama adalah niatkan untuk berjuang dan mengambil bagian dalam memperbanyak amal kebaikan. Target hanyalah sarana agar fokus dalam menyempurnakan ikhtiar," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement