REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Program Recovery Cianjur Batch 2 resmi diluncurkan pada Rabu, 15 Januari 2026. Kegiatan launching tersebut berlangsung di Kampung Awilarangan, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Acara ini dihadiri unsur pemerintahan setempat, Kepala Desa Benjot beserta aparat desa, Ketua DKM, RT, RW, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana gempa Cianjur 2022.
Program Recovery Cianjur Batch 2 merupakan kelanjutan dari Recovery Cianjur Batch 1, yang merupakan turunan dari program Peduli Ekonomi UMKM DT Peduli.
Dalam keterangan, Jumat (16/1/2026) disebutkan, program ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak gempa di lima wilayah, yakni Desa Benjot, Desa Nyalindung, Desa Cirumput, Desa Cibulakan, dan Desa Cikaroya.
Pelaksanaan program ini bertujuan untuk memulihkan dan memperkuat perekonomian masyarakat terdampak bencana melalui pemberdayaan UMKM agar mampu bangkit, berdaya, serta menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Adapun bentuk kegiatan dalam program Recovery Cianjur meliputi pendampingan usaha UMKM, pemberian bantuan modal dan/atau sarana usaha, pelatihan pengelolaan usaha sederhana, penguatan mental usaha serta motivasi kewirausahaan, hingga pendampingan berbasis nilai-nilai keislaman dan budaya Daarut Tauhiid.
Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM di wilayah terdampak gempa dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperbaiki taraf ekonomi keluarga, serta membangun ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.




