Kamis 02 Nov 2017 17:45 WIB

Masjid-Masjid Bersejarah di Cina (I)

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Agung Sasongko
Aktivitas di masjid Xi'an, Cina, Jumat (27/10).
Foto: Nur Hasan Murtiaji/Republika.
Aktivitas di masjid Xi'an, Cina, Jumat (27/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diperkirakan terdapat 100 masjid yang dibangun sebelum tahun 1700 di seluruh Cina tengah dan utara, dari total sekitar 30 ribu masjid.

Dari lebih dari 1,3 miliar warga China, sekitar 1,8 persen, atau 23 juta, adalah Muslim. Populasi Muslim ini terdiri dari 10 kelompok etnis dan bahasa utama, termasuk 10 juta orang Hui berbahasa Mandarin dan 8,4 juta orang Uighur yang berbahasa Turki. Sisanya adalah Kazaks, Kyrgyz, Salars, Tatar dan Uzbek, yang semuanya berbahasa Turki, serta Dongxiang dan Bao'an yang berbahasa Mongolia, dan Tajik yang berbahasa Farsi.

Hal yang jauh lebih menarik disana adalah masjid-masjid bersejarah yang kurang dikenal dan terkenal dari Cina tengah dan utara yang diadopsi, disesuaikan dan dibangun di atas desain bangunan tradisional China untuk memenuhi kebutuhan Islam.

Di provinsi Hebei barat, sebelah barat laut Beijing. Sepanjang perjalanan tiga jam, terlihat sekilas Tembok Besar sebelum berhenti di kota Zhangjiakou (za-jea-koo) untuk mengunjungi Masjid Utara Xuanhua (shwen-hwua).

Banyak masjid di Cina dikatakan memiliki sejarah panjang, namun seringkali sulit untuk memastikan berapa umur bangunannya. Tidak ada yang suka membicarakan apa yang terjadi selama Revolusi Kebudayaan, yang berlangsung dekade ini hingga kematian pemimpin Mao Zedong 1976.

Selama masa itu, praktik agama dibatasi, dan banyak bangunan keagamaan telah disesuaikan dan dipulihkan. Di beberapa tempat, prasasti tertulis (batu datar tegak lurus), sering ditulis dalam bahasa Arab di satu sisi dan bahasa China di sisi lain, menceritakan kisah-kisah masjid kembali selama berabad-abad.

Namun, sebagian besar dari waktu yang tersisa tidak lebih jauh dari tahun 1700-an, dan seringkali dilapisi dengan rekonstruksi modern, perbaikan dan pengecatan ulang, yang semuanya sangat berbeda dengan desain yang lebih tua. Contohnya di Tianshui, provinsi Gansu, Masjid Beiguan sedang direnovasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement