Selasa 22 Nov 2016 16:36 WIB

MUI 'Diserang', KH Hasyim Muzadi: Ulama Rapatkan Barisan

KH Hasyim Muzadi
Foto: Tahta Aidilla/Republika.
KH Hasyim Muzadi

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Sekjen Islamic Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Hasyim Muzadi mengajak segenap ulama merapatkan barisan untuk memperkuat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Imbauan ini menyusul sejumlah ‘serangan’ bermuatan upaya-upaya mendegradasi MUI belakangan ini. Sejumlah lembaga juga meminta pemerintah  mengkaji ulang posisi MUI. 

Teranyar, serangan tersebut menyerang personal pengurus MUI. Melalui akun twitternya, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hergens mengunggah foto Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin dengan kalimat satir yang bernada sindiran. Meski belakangan, Boni menghapus dan meminta maaf atas postingannya tersebut.  

Hasyim menilai, ‘serangan’ tersebut adalah bagian dari sekularisasi yang sistemik. Hasyim yang juga Anggota Dewan Anggota Pertimbangan Presiden ini mengatakan, keberadaan MUI masih diperlukan bahkan semestinya dioptimalkan sebagai wadah perkumpulan ulama-ulama.

“Masih relevan untuk masalah-masalah keagamaan dibanding lembaga-lembaga yang tidak mengerti agama,” katanya kepada Republika.co.id ditemui di sela-sela kunjungannya berdialog dengan pemuka agama Samarinda dan meninjau Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (22/11). 

Mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menyarankan agar para ulama nonstruktural MUI yang berkompeten segera berkumpul memberikan penguatan dan solusi konkret menyikapi hal ini. “Harus perkuat dan bersama-sama memperkuat MUI,” katanya.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement