Selasa 19 Jul 2016 17:04 WIB

Gubernur Jabar Lantik 394 PPIH 2016

Rep: Kabul Astuti/ Red: Damanhuri Zuhri
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Republika/Edi Yusuf)
Foto: Republika/Edi Yusuf
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Republika/Edi Yusuf)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melantik 394 orang Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, Selasa (19/7).

Pelantikan petugas haji asal Jawa Barat ini dilakukan dalam rangka mendukung pelayanan musim ibadah haji 2016/1437 Hijriah.

Pelantikan 394 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

"PPIH dan petugas kloter akan dilakukan pemantapan agar kompak. Saya harap nantinya pelayanan yang diberikan kepada jamaah haji Jawa Barat terus meningkat," ujar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Selasa (19/7).

Selain Gubernur Jawa Barat, pelantikan petugas PPIH Jawa Barat juga dihadiri Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin. Lukman berharap seluruh petugas haji memiliki pengetahuan secara keseluruhan terkait prosesi ibadah haji.

''Dalam benak para calon jamaah haji, petugas haji inilah narasumber pertama yang diharapkan dapat menjawab pertanyaan apabila mereka merasa kebingungan,'' ungkap Lukman Hakim Saifuddin.

Menag menambahkan, petugas haji menjadi rujukan pertama bagi seluruh jamaah untuk bertanya. Setidaknya kita sendiri faham dengan prosesi itu sehingga dapat memberikan jawaban.

Menag meminta para petugas PPIH menyadari betul tugas dan tanggung jawabnya dengan cara memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu Allah di Tanah Suci. ''Menjadi petugas ibadah haji merupakan kesempatan yang mulia dan istimewa,'' kata menag mengingatkan.

Usai melantik ke-394 PPIH, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu melakukan meal test atau mencicipi makanan yang disediakan bagi para calon jamaah haji yang nantinya akan disajikan dalam penerbangan ke Arab Saudi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement