Selasa 05 Jul 2016 14:00 WIB

Program Ramadhan IZI Sasar 131 Ribu Penerima Manfaat

Buka bersama JNE dan penyerahan zakat melalui IZI.
Foto: IZI
Buka bersama JNE dan penyerahan zakat melalui IZI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sebagai salah satu LAZ baru hasil spin-off dari PKPU ternyata bisa langsung berkiprah dengan menjangkau sejumlah lokasi yang cukup luas di tanah air. Bahkan program-program yang digulirkan menjangkau Aceh hingga Papua.

Sampai 27 Ramadhan 1437 H, IZI sudah menyasar 131.784 penerima manfaat. Jumlah penerima manfaat ini terdistribusi di 20 propinsi dan 138 kota/kabupaten se-Indonesia. Mereka menerima manfaat program cukup beragam, mulai dari program buka puasa bersama, paket lebaran keluarga dhuafa, belanja bareng yatim hingga sedekah Al Quran.

Adapun titik pelaksanaan program sejumlah 331 lokasi dengan relawan yang terlibat 280 orang. Seluruh program ini didukung oleh lebih dari 30 ribu orang donatur dan mitra zakat. “Kami berharap walau IZI adalah lembaga zakat baru, namun bisa langsung diterima masyarakat dan ikut membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan,” ungkap Direktur Utama Laznas IZI Wildhan Dewayana, Selasa (5/7) saat menyampaikan progress report ramadhan 1437 H Laznas IZI di Jakarta.

Wildhan mengatakan, program ramadhan IZI sengaja digelar sebagai bentuk layanan untuk memudahkan masyarakat yang memerlukan. Selain program ramadhan, IZI juga tetap melakukan program regular berupa layanan dhuafa, santunan yatim dan janda kurang mampu, layanan lainnya berupa rumah singgah pasien juga masih terus aktif berjalan di Ramadhan ini. Selain itu, layanan ambulance gratis dan layanan mobil jenazah gratis terus dibuka, layanan ini hanya libur persis di hari Idul Fithri saja.

Wildhan menambahkan, bahwa sesuai spirit IZI, ramadhan kali ini kami mengusung tema “Memudahkan Saudaramu, Dimudahkan Urusanmu”. Dari tema ini diharapkan berkembang semangat memudahkan pada masyarakat. Artinya setiap orang, dengan semangat memudahkan akan menjadi penyambung jalinan kemudahan yang panjang, bahkan ke sejumlah lapisan masyarakat.

“Kami semua percaya dan yakin, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits riwayat Muslim yang mengatakan 'Siapa memberi kemudahan pada orang yang kesulitan, Allah SWT akan memberikan kemudahan padanya di dunia dan akhirat'. Dari hadits ini kami berharap muzaki yang berzakat di IZI urusannya benar-benar dimudahkan oleh Allah SWT,” kata Wildhan.

Direktur Pendayagunaan IZI Nana Sudiana menambahkan bahwa program ramadhan IZI memang porsinya dominan program charity. Hal ini tak lain karena dalam kajian Tim Pendayagunaa IZI, sejak awal tahun daya beli masyarakat menurun, saat yang sama cukup banyak karyawan atau buruh yang mengalami masalah di pekerjaan mereka.

Bahkan dari sejumlah mustahik yang datang ke kantor, diketahui ada sejumlah buruh atau pekerja yang nasibnya kurang beruntung karena di PHK pabrik atau perusahaan mereka. Laznas IZI sesuai tahapannya, akan memilah penerima manfaat di ramadhan tahun ini untuk diseleksi apakah akan dilanjutkan pada program pemberdayaan yang telah ada atau tidak. Integrasi program ramadhan dengan program regular ini merupakan terobosan Lembaga Zakat IZI agar penerima manfaat semakin dimudahkan dalam urusannya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement