REPUBLIKA.CO.ID, Ada banyak wanita yang harus menerima siksaan berat di masa awal permulaan Islam. Jika mereka masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW, para wanita ini rela merasakan siksaan.
Saat itu, Islam memang sudah tersebar di kalangan wanita Makkah dan mereka berlomba-lomba masuk Islam. Sebagian dari mereka ada yang akhirnya melarikan di ke Madinah dengan berjalan kaki. Sebagian dari mereka ada yang sudah bersuami, sebagian lagi masih gadis.
Setelah Perjanjian Hudaibiyah, para Madinah bermaksud memulangkan para wanita ini ke Makkah. Rasululullah SAW pun meminta kepada para wanita yang sudah menikah dan melarikan dari Makkah agar mengembalikan mahar mereka kepada suaminya.
Advertisement




