Rabu 23 Dec 2015 06:02 WIB

Para Wanita yang Disiksa karena Berpegang Teguh pada Islam

Seorang wanita Muslim Uighur di Urumqi berhadapan dengan militer Cina
Foto: AP/Ng Han Guan
Seorang wanita Muslim Uighur di Urumqi berhadapan dengan militer Cina

REPUBLIKA.CO.ID,  Ada banyak wanita yang harus menerima siksaan berat di masa awal permulaan Islam. Jika mereka masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW, para wanita ini rela merasakan siksaan. 

Saat itu, Islam memang sudah tersebar di kalangan wanita Makkah dan mereka berlomba-lomba masuk Islam. Sebagian dari mereka ada yang akhirnya melarikan di ke Madinah dengan berjalan kaki. Sebagian dari mereka ada yang sudah bersuami, sebagian lagi masih gadis. 

Setelah Perjanjian Hudaibiyah, para Madinah bermaksud memulangkan para wanita ini ke Makkah. Rasululullah SAW pun meminta kepada para wanita yang sudah menikah dan melarikan dari Makkah agar mengembalikan mahar mereka kepada suaminya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement