Rabu 25 Nov 2015 10:06 WIB

Mahasiswa Muslim Harus Semangat Kembangkan Studentpreneur

Rep: c 35/ Red: Indah Wulandari
 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Lintas Pulau Seindonesia melakukan aksi damai memperingati hari Pahlawan di Pelataran Silang Monas, Jakarta, Rabu (11/11).
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Lintas Pulau Seindonesia melakukan aksi damai memperingati hari Pahlawan di Pelataran Silang Monas, Jakarta, Rabu (11/11).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Penulis buku Api Kehidupan Ridwan Akbar berbagi ilmu studentpreneur dalam acara Islamic Book Fair Goes to Campus yang diselenggarakan di kampus FEB UIN Syarif Hidayatullah.

Mahasiswa tingkat akhir jurusan Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah itu mengaku bukunya tersebut merupakan kumpulan artikel lepas yang dikirimkan ke media online Dakwatuna. Sekitar 90 artikel yang pernah dimuat, diambil sekitar 65 artikel untuk dibukukan.

"Pengerjaannya dari pertama kali mengirim hingga buku ini selesai sekitar 1,5 tahun, sejak 2013," katanya usai acara IBF Goes to Campus di kampus FEB UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang, Selasa (24/11).

Dia mengaku, buku yang merupakan hasil pemikiran pribadinya itu terbagi menjadi enam kelompok, yakni tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), akhlak, keilmuan dan sebagian besar buku ini membahas tentang pengembangan diri, leadership dan pergerakan.

"Saya memang lebih suka kajian politik, baik perpolitikan Indonesia, politik Islam, maupun perpolitikan dunia. Tapi saya kaitkan dengan pengembangan diri, leadership dan lain-lain," ujarnya.

Dia kemudian memberikan satu contoh isi bukunya yang membahas perpolitikan Indonesia yang dikaitkan dengan leadership. Dalam bukunya dia mengisahkan bagaimana kisah Amien Rais, tokoh Muhammadiyah yang pernah menduduki jabatan di MPR RI.

Ridwan menceritakan bagaimana Amien Rais mengambil keputusan-keputusan yang sangat sulit bagi orang yang tidak bernyali dan tidak berilmu. Ridwan meyakini itu berasal dari kekuatan hati nurani.

Selain itu Ridwan dalam bukunya juga menuangkan pelajaran leadership dari tokoh Ikhwanul Muslimin Hasan Al Banna.

Dalam acara tersebut dia meyakinkan peserta talkshow agar selalu menggali potensi diri terutama sebagai writerpreneur selagi masih menjadi mahasiswa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement