Selasa 13 Oct 2015 06:36 WIB

Santri Daqu Gelar Shalat Istisqa dan Doa bagi Korban Asap

ribuan santri dan guru daarul quran menggelar shalat istisqa dan doa buat korban bencana asap
Foto: dok. daarul quran
ribuan santri dan guru daarul quran menggelar shalat istisqa dan doa buat korban bencana asap

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Ribuan santri Pesantren Tahfidz Daarul Quran Ketapang, Tangerang, Banten, Ahad (11/10) menggelar shalat istisqa, shalat minta hujan.

Shalat istisqa yang digelar di depan Gedung Tabarak tersebut, dilakukan para santri serta para guru Daarul Quran mulai pukul 05.30 WIB.

''Sebelum shalat istisqa, para santri melakukan khataman Alquran dan dzikir,'' ungkap Ustaz Slamet Ibnu Syam, pengasuh Pesantren Daarul Quran Ketapang kepada Republika.

Alumnus Universitas Islam Damaskus Syria ini mengungkapkan, kesyahduan sangat terasa ketika ribuan santri melakukan khataman Alquran. ''Pukul 07.00 shalat istisqa dimulai diimami Syeikh Ahmad al-Kannash dari Syria,'' jelas Ustaz Slamet.

Usai pelaksanaan shalat istisqa, dilakukan khutbah yang disampaikan KH Ahmad Kosasih, MA, ketua Dewan Syariah Daarul Quran yang juga guru dari pimpinan Pesantren Daarul Quran, Ustaz Yusuf Mansur.

Dalam khutbahnya, kiai Kosasih mengajak umat Islam Indonesia untuk memperbanyak istighfar dan bershalawat agar pertolongan Allah SWT berupa hujan, setelah cukup lama kekeringan, segera turun.

Sebelum pelaksanaan shalat istisqa, sambung ustaz Slamet Ibnu Syam, selama tiga hari para santri Daarul Quran berpuasa berturut-turut.

Kegiatan tersebut, kata Ustaz Slamet, untuk mengharap berkah dari Allah SWT, agar kekeringan dan berbagai bencana yang ada di Indonesia, termasuk bencana asap segera usai.

''Semoga Allah SWT mengijabah doa para penghapal Alquran yang dipanjatkan. Aamiin,'' ungkap Ustaz Slamet penuh harap.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement