Selasa 04 Aug 2015 05:37 WIB

Dompet Dhuafa Suplai Bantuan Air Bersih

dompet dhuafa memberikan air bersih ke sejumlah wilayah yang terkena kekeringan
Foto: dok. dompet dhuafa
dompet dhuafa memberikan air bersih ke sejumlah wilayah yang terkena kekeringan

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Hampir tiga bulan sudah kekeringan melanda beberapa daerah di Indonesia. Diantaranya, Bekasi, Subang, Indramayu, Blora, dan Tuban tak luput dari bencana kekeringan.

Akibat kekeringan tersebut, sejumlah sungai dan aliran air yang menjadi sumber kehidupan seketika mengering.

Masyarakat di lima kawasan tersebut, mulai kesulitan memperoleh air bersih, dalam memenuhi aktivitas dan kebutuhan sehari-hari seperti, minum, memasak, mencuci, dan mandi.

Merespons hal tersebut, Dompet Dhuafa melalui tim respon Disaster Management Center (DMC) memberikan bantuan dengan menyediakan 100 tangki air untuk menyuplai kebutuhan air bersih di lima wilayah yang mengalami kekeringan. Sekitar 20 tangki air akan disalurkan ke tiap-tiap wilayah tersebut.

Direktur DMC Dompet Dhuafa, Asep Beny menuturkan, di wilayah Subang, tepatnya di Dusun Sukarasa, Desa Karang Anyar, Kecamatan Pusaka Jaya, sejak Ahad sore (2/8), Dompet Dhuafa memberikan bantuan dengan menyediakan satu tangki air dengan kapasitas 8.000 liter air bersih untuk membantu kebutuhan warga yang berjumlah 1200 kk.

“Satu orang menerima sebanyak 20 liter air bersih per pekannya. Untuk sementara mereka menggunakan wadah atau jerigen sebagai tempat penampungan air. Rencananya, dua hingga tiga hari ke depan, bantuan air bersih di Subang ini berlangsung,” jelas Asep ketika dihubungi Republika, Senin (3/8) malam.

Asep Beny mengungkapkan, selain menyuplai kebutuhan air bersih, Dompet Dhuafa juga akan mendirikan bak-bak penampungan di wilayah Subang, Indramayu, Blora, dan Tuban. Tim respon juga tengah memfokuskan penyediaan 10 tandon air di masing-masing wilayah tersebut.

“Pembangunan bak penampungan air nantinya akan kami fokuskan di dekat masjid di masing-masih wilayah. Agar warga pun mudah dalam mendapatkan akses air bersih,” jelas Asep menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement