Senin 09 Feb 2015 10:24 WIB
Kongres Umat Islam Indonesia

30 Raja Nusantara Meriahkan Pembukaan KUII VI

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Indah Wulandari
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar pertemuan pra kongres umat Islam Indonesia.
Foto: Dok. Ustaz Yusuf Mansur (Instagram)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar pertemuan pra kongres umat Islam Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--ParaRaja Nusantara hadir dalam pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia VI di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Senin (9/1).

‘’Ada sekitar 30 raja Nusantara yang diundang dalam kongres ini,’’kata Daulat yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung Taufik Tayib, Senin (9/2).

Mereka berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi,  Papua, dan Nusa Tenggara.

Taufik yang mengaku baru pertama kali diundang dalam KUII menjelaskan, Kerajaan Pagaruyung membawahi 67 kerajaan kecil yang tersebar di Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, sebagian Sumatera Utara. Yang diundang dalam kongres ini ada enam kerajaan.

Taufik berharap, dengan KUII VI ini umat Islam di Indonesia makin bersatu, meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bebangsa dan bernegara, serta kesejahteraan umat juga makin meningkat.

''Kehadiran kami dalam KUII VI ini mengingatkan kami kembali peran leluhur dalam mengembangkan Islam. Misi Raja Pagaruyung dulu sampai Filipina Selatan, Thailand Selatan dan bahkan Raja Sulu pertama merupakan Anak Raja Pagaruyung,''ujarnya. 

Sementara itu, Raja Kabuntalan Talu Sumatera Utara Tuanku Bosa XIV juga mengaku baru pertama kali ini diundang. Dia beharap, KUII VI menghasilkan kesepakatan peran umat Islam dalam menjaga NKRI.

KUII VI  bertema “Penguatan Peran Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya Umat Islam untuk Indonesia menuju Berkeadilan dan Berperadaban” ini akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam KUII VI ini juga hadir duta besar dari negara-negara sahabat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement