Senin 06 Oct 2014 07:18 WIB

100 Ribu Non-Muslim Kunjungi Masjid di Jerman, Ada Apa?

Sebuah masjid di Jerman
Foto: worldbulettin.net
Sebuah masjid di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Komunitas Muslim Jerman menggelar Open Mosque Day sejak Jumat kemarin. Acara ini dimaksudkan untuk meluruskan kesalahpahaman tentang Islam dan Muslim.

"Sangat disayangkan, kita meihat ketakutan terhadap Islam terus meningkat dan pada akhirnya berkembang menjadi permusuhan terhadap Muslim di Jerman," ucap Ender Centin, Ketua Asosiasi Masjid Sehitlik, Berlin, seperti dilansir worldbulettin.net, Senin (6/10).

Ender mengungkap sebagian besar kalamgan non-Muslim ketika mendatangi masjid bertanya soal kekerasan dan terorisme. "Mereka bertanya apakah terorisme itu memiliki akar dalam Islam. Kami katakan kepada mereka, nilai-nilai Islam sebenarnya justru memerintahkan seorang Muslim melawan ekstrimisme," kata dia.

Selama Open Mosque Day ini lebih dari seratus ribu pengunjung mendatangi 700 masjid di seluruh Jerman. "Ini sebiah bangunan yang indah. Melepas sepatu ketika memasuki masjid bukanlah hal yang umum," ungkap Stefan Streicher, salah seorang pengunjung.

Sabine schwanz menekankan bahwa sebagai seorang Kristen, sangat menarik untuk belajar lebih banyak tentang Islam.  "Semacam ini peristiwa membantu mengurangi prasangka," tegasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement