Kamis 21 Aug 2014 11:45 WIB

Akibat Isu Mers, Jamaah Umrah Batal

jamaah maktour di tanah suci, arab saudi
Foto: dok.maktour
jamaah maktour di tanah suci, arab saudi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mohammad Rocky, Direktur Operasional PT Maktour mengungkapkan akibat merebaknya isu virus Mers, sejumlah jamaah umrah membatalkan berangkat ke Tanah Suci, melaksanakan ibadah umrah.

''Sedikitnya ada 60 jamaah umrah yang membatalkan berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah umrah bersama Maktour tahun ini,'' ungkap Rocky kepada Republika, Kamis (21/8).

Para jamaah umrah tersebut, menurut Rocky, adalah warga Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam yang bermukim dan tinggal permanen di Amerika Serikat. Sejak beberapa tahun lalu, mereka menunaikan ibadah umrah dengan sistem Jeddah to Jeddah.

Artinya, selama proses pelaksanaan ibadah umrah di Tanah Suci, semua jamaah umrah mendapatkan pelayanan umrah dari Maktour, mulai dari penginapan, bimbingan serta transportasi dan konsumsi.

Sejak delapan tahun lalu, ungkap Rocky, para jamaah umrah asal Amerika Serikat yang sesungguhnya mereka warga Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam tersebut, sudah menikmati pelayanan Maktour.

''Mereka memiliki wadah komunitas yang setiap tahunnya berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah umrah,'' jelasnya.

Mohammad Rocky bersyukur, komitmen PT Maktour yang terus berusaha memberikan pelayanan umrah yang terbaik bari para jamaah dengan kenyamanan berumrah, bisa dirasakan tidak hanya oleh masyarakat di dalam negeri.

Para jamaah umrah asal Amerika Serikat itu, kata Rokcy, tidak mudah menerima pelayanan umrah begitu saja, tapi harus mengkajinya hingga tiga tahun.

''Alhamdulillah, mereka memilih Maktour untuk memberikan bimbingan dan pelayanan sekaligus fasilitas selama di Tanah Suci,'' ungkap Rocky penuh syukur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement