Selasa 03 Jun 2014 14:45 WIB

Membaca Alquran Saat Haid

Muslimah membaca Alquran.
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Muslimah membaca Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, Bolehkah seorang wanita yang sedang haid atau nifas membaca Alquran dengan melihat mushaf serta menyentuh mushaf?

Terutama jika ada hajat atau kebutuhan seperti wanita ini adalah seorang pelajar yang menghafal Alquran (ia takut hafalannya lupa) atau seorang guru yang mengajarkan Alquran?

Ada beberapa pendapat ulama yang masyhur tentang masalah membaca Alquran dan menyentuh mushaf bagi wanita yang sedang haid dan nifas.

Syekh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berpendapat, boleh bagi seorang wanita yang sedang haid dan nifas membaca Alquran karena suatu hajat atau kebutuhan seperti wanita yang menghafal Alquran atau wanita yang mengajarkan Alquran.

“Akan tetapi, beliau berpendapat apabila membacanya untuk mendapatkan pahala, maka afdhalnya atau yang lebih utama adalah meninggalkannya. Karena sebagian ulama berpendapat bahwa wanita yang sedang haid tidak boleh membaca Alquran,” kata Sykeh al-Utsaimin sebagaimana dilansir Fiqihwanita.com.

Sedangkan dalam madzhab Abu Hanifah dan dari riwayat yang masyhur dari mazhab Syafi’i dan Ahmad (lihat kitab Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah 21/459), dikatakan bahwa tidak mengapa wanita yang haid membaca Alquran.

Pendapat ini juga diperkuat oleh Ibnu Hazm dalam kitabnya Al-Muhalla (1/77-78). Ia mengatakan, wanita haid dan nifas boleh membaca Alquran, bersujud, menyentuh mushaf, dan berzikir kepada Allah. Wallahu a’lam.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement