Senin 30 Dec 2013 14:40 WIB

Tahun Baru di Tanah Suci, Kenapa Tidak?

Rep: m akbar/ Red: Maman Sudiaman
Umrah virtual (ilustrasi)
Foto: Guide to Perform Hajj and Umrah 199.188.220.155
Umrah virtual (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merayakan pergantian tahun di Amerika atau Paris, mungkin itu hal yang bisa dilakukan setiap tahun dengan beragam pesta meriah. Tapi bagaimana rasanya jika menyambut pergantian tahun masehi di depan Ka'bah?

''Itu akan menjadi pengalaman spesial. Bahkan terbilang langka,'' kata Fuad Hasan Masyur, ketua umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI), kepada Republika. 
Fuad menjelaskan untuk penyelenggaraan umrah musim ini ada sedikit pemunduran jadwal. Khusus penyelenggaraan tahun ini dan tahun depan, kata dia, awal musim umrah akan dilakukan pada Desember. Sementara pada musim lalu, awal penyelenggaraan umrah dilakukan pada Januari dan Februari. 
Momentum penyelenggaraan umrah pada Desember ini, kata Fuad, rupanya menjadi salah satu daya pikat yang spesial untuk menarik calon jamaah. Ia mengaku pada penyelenggaraan musim ini, jamaah yang berniat untuk merayakan tahun baru di Tanah Suci cukup besar. ''Hingga akhir bulan ini, kami harus carter sampai dua pesawat. Jumlah jamaah per pesawat itu sebanyak 450 orang. Ini satu hal yang luar biasa,'' katanya.
Sonya Sonjaya, salah satu calon jamaah umrah asal Bandung, mengatakan kesempatan umrah kali ini sungguh luar biasa. Untuk umrah kali ini, ia akan pergi bersama istri dan keluarga dekatnya untuk merayakan tahun baru. ''Selain ibadah, kami juga ingin berdoa di depan Ka'bah supaya tahun depan kami bisa lebih baik lagi. Tentunya ini akan menjadi perayaan tahun baru yang istimewa buat kami sekeluarga,'' katanya. 
Tahun sebelumnya, Sonya mengaku lebih sering menghabiskan waktunya dengan berlibur di pantai atau daerah pegunungan. ''Kebetulan untuk tahun ini, jadwal kami untuk umrah diundur jadi Desember. Jadi kami pergunakanlah kesempatan ini,'' ujarnya. 
Momentum tahun baru ini, kata Fuad, juga berselaras dengan masa liburan sekolah. Tak heran, kata dia, peminat berumrah dalam satu rombongan keluarga juga meningkat. Walau tak mengantungi data detail berapa komposisi jumlah jamaah keluarga maupun perorangan namun ia sangat yakin momentum tahun baru dan liburan sekolah memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan jamaah umrah pada musim ini. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement