REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Afriza Hanifa
Meski minoritas, umat Muslim di Madrid nyaman beribadah.
Muslimin hidup nyaman di Kota Madrid. Meski minoritas, kebebasan beragama sangat dihormati warga Spanyol. Dalam hal makanan halal pun, Muslimin Madrid tak mengalami kesulitan. Restoran halal tersebar di kota tersebut.
Madrid juga memiliki tempat jagal hewan halal yang selalu dipantau pengurus Islamic center. Tak hanya itu, sekolah Muslimin juga mudah ditemui sehingga tak menyulitkan anak-anak Muslimin untuk mendapat pengajaran tak hanya umum, tapi juga agama.
Organisasi Islam juga banyak berdiri secara resmi. Di sanalah para Muslimin berkumpul, bersilaturahim, dan menyebarkan dakwah.
Beberapa organisasi tersebut, yakni Federación Española de Entidades Religiosas Islámicas (FEERI) yang menaungi para mualaf, berdiri sejak 1989.
Terdapat pula Asociación Musulmana de España, asosiasi Muslimin pertama yang terdaftar di Madrid pada 1971, dan asosiasi lain yang begitu banyak jumlahnya.
Terdapat pula sebuah Islamic center bernama Centro Cultural Islámico Madrid yang berlokasi di Salvador de Madariaga. Islamic center tersebut memiliki banyak aktivitas keislaman, baik internal maupun eksternal.
Mereka berusaha mengenalkan budaya Islam di Kota Madrid. Terdapat web resmi yang menyebarkan informasi keislaman dan kegiatan mereka. Hanya saja, web tersebut berbahasa Spanyol.
Masjid Menjamur
Masjid banyak berdiri di Kota Madrid. Dikabarkan, terdapat dua masjid besar di kota tersebut. Satu berlokasi di Salvador de Madariaga dan satu lain berada di Anastasio Herrero. Terdapat pula tiga masjid kecil di kawasan Lavapies.
Namun, menurut Rita Gomes Faria dalam artikelnya Islam in Madrid, dikutip dari halaman web euro-Islam, jumlah masjid atau mushala atau sekadar tempat shalat yang kecil ukurannya berjumlah puluhan. Semuanya tersebar di penjuru Kota Madrid.
Salah satu masjid besar bernama Mezquita de Omar Madrid atau Mezquita de la M-30. Berlokasi di Salvador de Madariaga, masjid tersebut merupakan markas Islamic Center Centro Cultural Islámico Madrid sekaligus kantor pusat FEERI.
Masjid megah ini dibangun atas donasi Ayuntamiento de Madrid selama pemerintahan wali kota Enrique Tierno Galvan yang sempat mendapat kunjungan dari Raja Arab Saudi Fahd bin Abdulaziz al-Saud.
Atas bantuan Raja Saudi pula, masjid tersebut dapat berdiri megah dan mampu menampung dua ribu Muslimin. Masjid ini diresmikan pada 1992.




