Jumat 04 Jan 2013 18:50 WIB

Muslim Mississipi Contoh Sukses Integrasi

Rep: Agung Sasongko/ Red: Yudha Manggala P Putra
muslim amerika
Foto: huffingtonpost.com
muslim amerika

REPUBLIKA.CO.ID, JACKSON -- Bukan negara bagian Michigan atau New York, sebagai contoh sukses keberhasilan integrasi Muslim ke dalam masyarakat AS. Tengoklah, negara bagian Mississipi. 

Populasi Muslim Umat Islam di negara bagian dengan luas 125.443 kilometer persegi ini diperkirakan mencapai 5.000 jiwa. Mereka tersebar di sejumlah wilayah seperti Jackson (2.000 jiwa), Hattiesburg (1.000 jiwa), Pantai Teluk (1.000 jiwa), dan sisanya di kota-kota kecil lainnya.

Menariknya, sebagian dari mereka memainkan peranan yang sangat penting di masyarakat. Sebagian dari mereka berprofesi menjadi dokter, pegawai negeri, mahasiswa dan lainnya. 

Menurut catatan sejarah, umat Islam di Mississipi terbagi atas dua kategori yakni Afro Amerika dan imigran. Kalangan Afro Amerika banyak memeluk Islam ketika masa dakwah Imam Warith Deen Muhammad. 

Sementara, kalangan imigran Muslim, adalah mereka yang bermigrasi ke AS dari negara-negara Islam. Terlepas dari asal muasalnya, komunitas Muslim Mississipi merayakan dan melakukan kegiataan keagamaan secara bersama-sama. 

Fakta ini merupakan kabar gembira, mengingat masalah perbedaan asal-usul menjadi batu sandungan Muslim Amerika dalam menggapai persatuan. Memang, untuk saat ini, sebagian besar masjid yang ada dibangun berdasarkan ras.

Umumnya, masjid yang dibangun Muslim Afro Amerika jumlahnya lebih banyak ketimbang yang dibangun Muslim imigran asal Timur Tengah.

Soal masalah pendidikan, mahasiswa Muslim Mississipi terus mengembangkan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (MSA) guna meningkatkan keterlibatan pelajar dan mahasiswa Muslim guna mempromosikan ajaran Islam di kampus dan masyarakat. Ini termasuk meningkatkan aktivitas dakwah dikalangan non-Muslim. 

Di bidang budaya. komunitas Muslim membangun Museum Internasional budaya Islam. Museum ini didedikasina untuk mendidik masyarakat AS tentang sejarah dan kebudayaan Islam. Hebatnya, museum ini merupakan satu-satunya di AS. 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi