REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin membuka Muktamar XII Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, di Bandar Lampung, Rabu (4/7).
Muktamar yang berlangsung sejak 3 hingga 6 Juli 2012 yang dihadiri sekitar 900 peserta se-Indonesia itu juga digelar seminar menghadirkan pembicara Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Menteri Negara Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta.
Muktamar XII Nasyiyatul Aisyiyah tahun ini mengusung tema 'Penguatan Peran Kader Nasyiyatul Aisyiyah dalam Aksi Advokasi Menuju Terwujudnya Kualitas Hidup Perempuan dan Anak'.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin, mengatakan muktamar ini diharapkan dapat menjadi ajang konsolidasi Nasyiyatul Aisyiyah untuk meneruskan semangat dan aksi nyata dalam mengatasi permasalahan sosial khususnya perempuan dan anak, yang relevan dengan nilai-nilai agama.
"Termasuk didalamnya permasalahan ekonomi yang ditunjang oleh pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Din menambahkan.
Sementara itu, Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah 2009-2012 Abidah Muflihati, mengatakan kegiatan pendukung muktamar sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu, yakni diskusi tentang reproduksi perempuan dan seminar nasional tentang advokasi kasus-kasus kekerasan kepada perempuan dan anak.
Acara seminar nasional berlangsung di Islamic Centre Rajabasa Bandarlampung, dengan menghadirkan sejumlah pembicara seperti Menteri Negara Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.
"Seminar itu dihadiri sekitar ratusan peserta dari 33 peserta pengurus wilayah se-Indonesia," kata dia.
Pada hari pembukaan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, yang juga pengurus PP Muhammadiyah, menjadi pembicara utama dengan tema "Gerakan bersama komponen bangsa menuju terwujudnya pembangunan berkelanjutan (sustainable development)". Kemudian, Menristek Gusti Muhammad Hatta dengan tema "Pemanfaatan Iptek Berbasis Nilai Bagi Kesejahteraan".




