Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Sunday, 19 Zulhijjah 1441 / 09 August 2020

Masjid Lala Tulpan, Keindahan Bunga Tulip (2)

Kamis 30 Oct 2014 10:49 WIB

Red: Chairul Akhmad

Masjid Lala Tulpan di Ufa, Boshkortostan, Rusia.

Masjid Lala Tulpan di Ufa, Boshkortostan, Rusia.

Foto: Wall-pix.net/ca

Oleh: Nina Chairani

Perasaan 'negara di dalam negara' terasa di seluruh Ufa dan Bashkortostan. Secara historis, Muslim Bashkir tinggal bersama komunitas Tatar dan komunitas etnis Rusia lainnya.

Budaya yang bercampur aduk ini memberikan karakter kosmopolitan di Bashkortostan. Penguasa kota telah berupaya untuk memasarkan Ufa sebagai tempat yang memelihara warisan budayanya, tetapi juga modern dan siap menjadi tuan rumah bisnis global, para wisatawan, dan berbagai konferensi internasional.

Lala Tulpan berdiri di kawasan itu sebagai simbol sempurna bagi citra publik, mewakili wajah kontemporer sementara memelihara akar agama yang dalam dari orang Bashkir dan Kota Ufa.

Kehadiran masjid seperti ini di Ufa tak mengejutkan bagi mereka yang mengetahui sejarah kawasan itu. Sejarah mencatat, Ufa sebagai salah satu pusat kehidupan Islam dan budaya yang penting di Rusia.

Sejak zaman Catherine yang Agung, kota ini sudah menjadi rumah bagi Central Muslim Board of Spiritial Administration (CMSB Rusia), sebuah organisasi yang mewakili masyarakat Muslim di tingkat nasional. CMSB menyelamatkan tekanan terhadap agama pada era Soviet dan masih berlokasi di kota ini hingga kini, bekerja untuk kebutuhan Muslim negeri itu.

Pembangunan Lala Tulpan dimulai pada 1989. Pada waktu itu, Uni Soviet ada di bibir kehancuran. Ketidakpastian yang besar melanda ke seluruh negeri, seperti investasi besar yang tak jelas bakal kembali.

Lokasi pembangunan Lala Tulpan sempat terbengkalai selama tujuh tahun. Pada 1997, konstruksi dimulai lagi dan masjid itu akhirnya rampung setahun kemudian, menawarkan simbol kemajuan dan stabilitas.

Memasuki masjid, kita bisa segera menyadari bahwa banyak kepolosan dan pola geometris pada eksterior bangunan berlanjut ke bagian interiornya. Dinding-dindingnya seputih salju dengan bagian-bagian yang menjorok keluar, menciptakan sudut-sudut segitiga di seluruh penjuru ruang ibadah.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA