Jumat 25 Oct 2013 13:01 WIB

Muslim Eropa Berkumpul di Belgia Bahas Islamofobia

Muslim Fair di Prancis
Foto: onislam.net
Muslim Fair di Prancis

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL -- Umat Islam di seluruh Eropa berkumpul di Brussel, Belgia pada 25-28 Oktober 2013. Pertemuan ini dimaksudkan guna membahas permasalahan dan tantangan yang dihadapi umat Islam di negara masing-masing.

Muslim fair, demikian nama acara itu, merupakan konvensi tahunan Muslim yang dirintis 30 tahun lalu di Prancis. Melalui forum ini, umat Islam mencari solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi.

Seperti dikutip onislam.net, Jumat (25/10), ribuan Muslim dijadwalkan hadir. Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan seperti diskusi, ceramah, kontes menghafal Alquran dan lainnya.

Bagi Muslim Belgia, selaku tuan rumah Muslim Fair, ini merupakan kesempatan meluruskan kesalahpahaman dan prasangka negatuf anti-Islam. Umat Islam kerap mengalami diskriminasi di Belgia. Padahal Islam adalah salah satu dari tujuh agama yang diakui di Belgia.

Di luar itu,  Muslim Belgia tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah. Masalah pengangguran dan kemiskinan menjadi pekerjaan rumah umat Islam yang belum terselesaikan.

Mayoritas Muslim Belgia berasal dari Maroko dan Turki. Perpindahan penduduk dari Albania juga membaut umat Islam di Belgia semakin beragam. Saat ini, terdapat 77 masjid atau ruang shalat di Brussels dan lebih dari 300 di seluruh Belgia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement