Kamis 11 Aug 2011 16:20 WIB

Mengenalkan Islam Sejak Dini lewat Kamp Musim Panas Anak-anak Muslim

Pelajaran agama diberikan melalui berbagai aktivitas, termasuk kegiatan mewarnai seperti ini.
Foto: VOA
Pelajaran agama diberikan melalui berbagai aktivitas, termasuk kegiatan mewarnai seperti ini.

REPUBLIKA.CO.ID, Di kamp Funtastic di kota Chicago, anak-anak bermain, berolahraga dan beraktivitas dengan teman sebaya mereka, seperti layaknya kamp musim panas lainnya. Tapi, di kamp yang diselenggarakan oleh sebuah yayasan bernama Mosque Foundation Community Center, anak-anak ini belajar mengenai Islam.

"Daripada menghabiskan liburan musim panas mereka dengan hanya bermain, kami memberi mereka kurikulum spesifik," ujar Rozane Shrur, salah seorang pengajar di kamp Funtastic ini.

Namun kurikulum dikemas dengan menarik sehingga anak-anak tidak merasa seperti berada di sekolah, "Tidak ada ulangan atau pekerjaan rumah. Tapi, kami tetap mengajarkan mereka Alquran dan Hadits," tambah Shrur.

Anak-anak peserta kamp Funtastic ini berasal dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat. Sebagian dari mereka sudah mengenal Alquran dan bahasa Arab. Tapi, ada pula yang tidak paham sama sekali.

"Bila mereka tidak punya pengalaman membaca Alquran sama sekali, kami akan mengirim mereka ke tingkat paling dasar," jelas Shrur.

Para peserta yang berusia empat hingga 12 tahun dibagi dalam tiga kelompok usia. Kelompok Jingga, untuk anak berusia empat hingga enam tahun, kelompok Merah untuk anak berusia tujuh hingga delapan, dan kelompok Ungu serta Biru untuk anak-anak berumur sembilan hingga 12 tahun.

Bagi para peserta, belajar Islam di kamp musim panas ini berbeda dengan metode belajar di sekolah. Menurut seorang peserta, "pelajaran Alquran di sini menyenangkan. Tidak ada menghafal, tidak ada PR, digabungkan dengan berbagai permainan."

Kamp musim panas seperti kamp Funtastic ini menjadi alternatif solusi bagi para orang tua Muslim di AS yang ingin memperkenalkan Islam kepada anak-anak mereka dengan cara yang menyenangkan.

sumber : Voanews.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement