Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Monday, 14 Syawwal 1440 / 17 June 2019

Ahli Strategi Perang yang Pakar Agama

Kamis 13 Jun 2019 12:12 WIB

Red: Agung Sasongko

Alquran

Alquran

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Lewat ayahnya, Najmuddin Ayyub, ia menimba ilmu-ilmu hukum, Alquran, dan hadis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shalahuddin al-Ayyubi lahir pada 1138 M di Takrit, Irak. Lewat ayahnya, Najmuddin Ayyub, ia menimba ilmu-ilmu hukum, Alquran, dan hadis.

Sementara, lewat pamannya, panglima Asaduddin Syirkuh, ia mendapatkan teknik dan strategi bertempur. Dua keunggulan yang berpadu dalam satu pribadi.

Baca Juga

Shalahuddin memulai karier tatkala menyertai Asaduddin Syirkuh dalam sebuah ekspansi ke Mesir. Kaum Muslim berhasil memukul mundur pasukan Salib dari perbatasan.

Pada 1169 M, Shalahuddin diangkat menjadi gubernur Mesir menggantikan sang paman yang mangkat. Ia pun mulai melakukan sejumlah reformasi sosial politik di kota itu. Termasuk, melemahkan pengaruh Syiah Bani Fatimiyyah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA