Kamis 04 Apr 2019 21:28 WIB

Rayakan Isra Miraj, JIC Undang Ustaz Bobby Herwibowo

Jakarta Islamic Centre (JIC) juga memaksudkan acara ini sebagai ajang doa bersama

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa
(Ilustrasi) Suasana umat muslim menunaikan salat berjamaah di Masjid Islamic Center, Jakarta, Jumat (18/5).
Foto: Republika/Iman Firmansyah
(Ilustrasi) Suasana umat muslim menunaikan salat berjamaah di Masjid Islamic Center, Jakarta, Jumat (18/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta Islamic Centre (JIC) akan menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu (10/4) mendatang. Acara ini rencananya dimulai pada pukul 07.30 WIB pagi sampai selesai di hari tersebut.

Kepala Divisi Dakwah Divisi Takmir Badan Managemen PPPIJ JIC Ma'arif Fuadi menjelaskan, peringatan Isra Mi'raj merupakan sesuatu yang penting. Sebab, peristiwa itu merupakan momentum besar dalam sejarah umat Islam. Sejak saat itulah, umpamanya, Allah SWT menurunkan perintah shalat wajib lima waktu dalam sehari untuk kaum Muslimin.

Baca Juga

"Shalat lima waktu ini yang menjadi tolok ukur amal seorang Muslim. Kalau ibadah shalat lima waktu diterima Allah, maka seluruh ibadah yang lain akan diterima. Karena pentingnya peristiwa ini, maka JIC secara rutin mengadakan kegiatan ini," kata Ma'arif Fuadi dalam keterangan yang diterima Republika.co.id,Kamis (4/4).

Dalam peringatan Isra Mi'raj kali ini, pihaknya akan menghadirkan Ustaz Bobby Herwibowo Lc sebagai penceramah utama. Seperti diketahui, alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu kerap aktif dalam pelbagai lembaga kemanusiaa, termasuk Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Selain itu, sejak 2013 Ustaz Bobby juga mendirikan lembaga sosial Askar Kauny. Fokus lembaga tersebut ialah mendidik kaum dhuafa dan anak yatim supaya menjadi penghafal Alquran. Sampai kini, Askar Kauny memiliki cabang di berbagai kota hingga di luar Pulau Jawa.

JIC juga memahami konteks terkini bangsa Indonesia. Ma'arif Fuadi meneruskan, pihaknya menjadikan acara peringatan Isra Mi'raj sebagai ajang doa bersama demi keselamatan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, utamanya dalam menghadapi perhelatan pemilihan umum (pemilu).

"Karena sebentar lagi bangsa Indonesia mengadakan hajat besar yaitu pemilihan presiden wakil presiden dan anggota legislatif, maka dalam acara Isra Mi'raj ini juga akan diadakan acara do’a bersama untuk memohon kepada Allah agar pemilu yang dilasanakan berjalan dengan aman dan damai," lanjut Ma'arif.

Peserta yang akan hadir diperkirakan mencapai 3000 jamaah. Mereka berasal dari jamaah tetap masjid JIC, para jamaah majelis taklim di sekitar Jakarta, para siswa sekolah SMP dan SMA, dan warga muslim siapapun yang tertarik untuk datang menimba ilmu.

"Sudah menjadi rutinitas JIC mengadakan kegiatan Isra Mi'raj. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini keimanan dan ketakwaan kita semakin bertambah dab juga menambah keilmuan dan wawasan kita dalam menghadapi kehidupan yang semakin kompleks," ujar Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement