Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Mengintip Rancangan Audio di MTQ Nasional Ke-26

Jumat 05 Aug 2016 18:46 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah santri menarikan tarian kolosal saat pembukaan MTQ Nasional Ke-XXVI di Islamic Center Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/7) malam

Sejumlah santri menarikan tarian kolosal saat pembukaan MTQ Nasional Ke-XXVI di Islamic Center Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/7) malam

Foto: Republika/ Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sama seperti saat pembukaan, acara penutupan ajang MTQ Nasional ke-26, Sabtu (6/8) esok juga dipastikan berlangsung meriah. Penyanyi Vidi Aldiano dan Sam Bimbo akan menjadi salah satu pengisi acara.

Harry Kiss dari V8 Sound selaku penanggung jawab teknis di acara tersebut mengatakan, pihaknya telah memasang berbagai teknologi sound terbaru yang akan mendukung penyelenggaraan. Diantaranya sound system dan layar video berupa LED dan LCD DI di sekeliling jalan Islamic Centre.

"Kami juga memasang sound system khusus yang kami beri nama V8 TGB Menara Rinjani," kata Harry Kiss dalam keteranganya, Jumat (5/8).

Teknologi tersebut dipasang di empat sisi menara paling atas Islamic Centre sehingga dipastikan kualitas suara akan terdengar hingga jarak 3 kilometer.

"Masyarakat NTB akan dapat mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Alquran dengan kualitas yang baik," ujar Harry Kiss.

Tidak hanya itu, teknologi panggung seperti Aquascan, lighting terbaru, skyliner laser, LED dan kembang api juga akan memeriahkan acara penutupan.

Sebelumnya Harry menyebutkan, akustik di Masjid Islamic Centre sudah lebih baik. Gema akustik dari kubah besar di Islamic Centre sudah bisa diatasi dengan melakukan perancangan audio dan retouch akustik. Yakni dengan menambahkan Baffle Diffuser antidome sepanjang 20 meter yang digangung di ketinggian 13 meter seberat 2 ton.

Selain itu menambah karpet tipis sementara dan melakukan tuning delay dan positioning speaker V8 TBG Gold Series.

"Tadinya gema di dalam masjid mencapai 10 detik sehingga tidak ada satu pun kalimat yang keluar dari khatib dipahami dengan baik oleh jamaah. Sekarang Insya Allah sudah jauh lebih baik. Gubernur NTB menghendaki gema bisa ditekan di bawah satu detik," kata Harry. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA