Senin 06 Dec 2010 06:50 WIB

ICMI Perlu Lakukan Revitalisasi dan Reformasi

Rep: C23/ Red: Budi Raharjo
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR--Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menghadiri Pembukaan Muktamar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) V di Istana Bogor, Ahad (5/12). Pada kesempatan itu, Heryawan mendampingi Wakil Presiden Boediono saat membuka secara resmi pelaksanaan Muktamar ICMI.

Menurut Heryawan, ICMI pernah menjadikan seluruh elemen bangsa bersatu untuk bangkit membangun bangsa ini lebih maju lagi. Bahkan pada saat awal pendirian, ICMI berhasil menjadi kekuatan baru sekaligus darah segar kebangkitan umat di saat bangsa ini mengalami sejumlah permasalahan.

Semua itu, lanjutnya, harus menjadi motivasi seluruh peserta Muktamar. “Sangat tepat bila Muktamar ICMI V kali ini mengambil tema 'Membangun Peradaban Masyarakat Indonesia Madani',” tegasnya di Istana Bogor, Bogor, Ahad (5/12).

Lebih lanjut Heryawan menginginkan agar dalam Muktamar kali ini ICMI mampu merevitalisasi diri untuk kembali mampu menjadi lokomotif kemajuan dan pembangunan Indonesia. Karenanya menjadi sebuah keharusan agar ICMI kembali memegang peran dalam kebangkitan bangsa Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain.

“Saat ini sudah saatnya ICMI lahir kembali sebagai organisasi yang disegani karena mampu menjadi lokomotif pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Karena Indonesia yang mandiri dan sejahtera harus menjadi cita-cita kebangkitan ICMI,” ucapnya.

Dalam acara pembukaan tersebut turut hadir pendiri ICMI yang juga mantan Wakil Presiden dan Presiden ke-3 Burhanuddin Jusuf (BJ) Habibie. Tampak tokoh-tokoh ICMI yang kini memegang jabatan di pemerintahan, antara lain; Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa yang juga sebagai Presidium ICMI dan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement