Kamis 12 Aug 2010 09:25 WIB

Saat Pintu-pintu Neraka Ditutup

Red: irf
Shalat Tarawih
Foto: Yogi Ardhi/Republika
Shalat Tarawih

Oleh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc

Sungguh merupakan sebuah kenikmatan yang sangat luar biasa, karena saat kita mulai memasuki dan berada di bulan Ramadhan 1431 H. Bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Di bulan ini pula, Allah SWT mewajibkan kepada seluruh orang yang beriman, untuk melaksanakan ibadah shaum (puasa), dengan tujuan untuk membentuk pribadi Muslim yang bertakwa.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 183). Pada bulan Ramadhan ini juga Allah SWT menurunkan Alquran yang menjadi petunjuk bagi umat manusia, dan terutama bagi orang-orang yang bertakwa. Yakni, orang-orang senantiasa menginginkan hidupnya dapat meraih kebahagiaan dan kesuksesan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat.

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) ...” (QS Al-Baqarah [2]: 185).

Di bulan ini pula dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan diikat serta dibelenggu setan-setan (sehingga sulit menggoda dan mengganggu orang yang berpuasa). Keberkahan dan keistimewaan lainnya, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Itulah malam Lailatuil Qadar. Dengan berbagai keistimewan dan keberkahan itu, beruntunglah orang-orang yang dengan tulus ikhlas memanfaatkannya untuk memperbanyak ibadah kepada Allah.

Sebaliknya, barangsiapa yang terhalang mendapatkan kebaikan di bulan ini, maka sungguh merugilah ia. (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah). Bulan Ramadhan, menjadi bulan latihan untuk mengendalikan diri dari ucapan, hawa nafsu, dan perbuatan yang tidak ada manfaatnya. Dengan demikian, seluruh waktunya hanya dipergunakan untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT. Dan ia memaksimalkan waktunya itu untuk memberikan manfaat  optimal bagi sesama umat manusia.

Oleh karena itu, marilah kita sambut bulan Ramadhan 1431 H ini, dengan penuh suka cita dan kegembiraan untuk meraih keberkahan dan keutamaan dari Allah SWT. Mari kita bulatkan tekad dan niat kita untuk melaksanakan ibadah shaum dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. Selamat menunaikan ibadah shaum, semoga keberkahan akan terlimpah dan tercurah pada kita semuanya. Wallahu a'lam bi ash-shawab.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement