Sabtu , 23 September 2017, 07:41 WIB

Baznas Gandeng Lotte Mart Kumpulkan Donasi untuk Mustahik

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Agus Yulianto
Republika/Rakhmawaty La'lang
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo (kanan), bersama Presiden Direktur PT Lotte Shopping Indonesia Joseph Buntaran(kiri),dan Deputi Bidang Produksi & Pemasaran I Wayan Difta(tengah) melihat model hasil program zakat warung Zmart saat menghadiri launching peresmian kerja sama donasi pelanggan Lottemart dengan BAZNAS di Lotte Grosir, Pasar Rebo, Jakarta (Ilustrasi).
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo (kanan), bersama Presiden Direktur PT Lotte Shopping Indonesia Joseph Buntaran(kiri),dan Deputi Bidang Produksi & Pemasaran I Wayan Difta(tengah) melihat model hasil program zakat warung Zmart saat menghadiri launching peresmian kerja sama donasi pelanggan Lottemart dengan BAZNAS di Lotte Grosir, Pasar Rebo, Jakarta (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng perusahaan ritel Lotte Mart untuk bekerja sama dalam program pengumpulan dana bagi kaum dhuafa di Tanah Air. Program tersebut berlangsung dari 8 September hingga 7 November 2017.

Deputi Baznas Arifin Purwakananta menuturkan, program pengumpulan dana kali ini melibatkan 17 gerai Lotte Mart di seluruh Indonesia. Metodenya, para kasir yang bertugas di tiap-tiap gerai tersebut akan menawarkan kepada para pelanggan untuk menyisihkan uang mereka dan mendonasikannya lewat Baznas.

"Dengan program ini, kami ingin mengajak masyarakat berdonasi membantu para mustahik dengan cara mudah dan menyenangkan sambil berbelanja melalui kasir Lotte Mart," ujar Arifin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/9).

Dia mengatakan, metode penggalangan dana lewat kasir-kasir swalayan saat ini memang sedang menjadi tren yang mendunia. Di Indonesia sendiri, metode semacam itu sudah diterapkan oleh banyak perusahaan ritel sejak beberapa tahun terakhir.

Arifin pun menilai program donasi pelanggan yang diadakan instansinya bersama Lotte Mart sebagai kerja sama yang saling menguntungkan. "Mudah-mudahan program ini bisa direspons dengan baik oleh masyarakat," tuturnya.

Dia menjelaskan, donasi yang terkumpul dari para pelanggan Lotte Mart nantinya akan disalurkan dalam bentuk bantuan beras bagi masyarakat yang kurang mampu. Menurut Arifin, alasan utama Baznas lebih memilih menyalurkan bantuan beras daripada uang tunai dikarenakan saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kelaparan. Hal itu dibuktikan oleh data global hungry index (GHI) atau indeks kelaparan global Indonesia 2016 yang berada di angka 21,9 persen.

"Fakta ini tentunya sangat memprihatinkan. Sebab, dengan GHI sebesar 21,9 persen, itu artinya Indonesia masih berada dalam kondisi kritis dalam masalah pemerataan pangan," kata Arifin.

Dia mengungkapkan, saat ini ada beberapa daerah yang penduduknya rentan mengalami kelaparan disebabkan kekeringan yang melanda tanah pertanian mereka, akhir-akhir ini. Daerah-daerah tersebut antara lain terdapat di sebagian Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Direktur Pemasaran PT Lotte Mart Indonesia, Evi Lionawan menuturkan, program pengumpulan donasi bersama Baznas kali ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaannya kepada masyarakat Indonesia. Sebelumnya, Lotte Mart juga sudah berulang kali mengadakan kegiatan serupa dengan melibatkan lembaga-lembaga nirlaba yang cukup variatif.

"Jadi, ini bukan pertama kalinya kami mengadakan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk program penggalangan donasi," ucapnya.

Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, kata Evi, potensi donasi pelanggan yang mampu dikumpulkan oleh para kasir di 17 gerai Lotte Mart di seluruh Indonesia mencapai Rp 2 miliar per tahun. Dia pun memproyeksikan program penggalangan dana bersama Baznas--yang hanya berlangsung selama dua bulan--ini bisa menghimpun sekitar Rp 330 juta - Rp 350 juta.

"Kami berharap, dari jutaan pelanggan Lotte Mart yang membeli bahan-bahan makanan, pakaian, dan produk-produk elektronik ini bisa terkumpul donasi dalam jumlah maksimal. Jadi, sambil berbelanja, para pelanggan bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Evi.

Sebelumnya, Baznas juga menjalin kerja sama dengan Lotte Grosir dalam program donasi untuk membantu para pelaku usaha kecil binaan Baznas. Program tersebut dimulai sejak Agustus lalu dan sampai sejauh ini terus mendapat respons positif dari masyarakat.