Senin , 11 September 2017, 20:15 WIB

Pemuda Hidayatullah Gandeng BMH untuk Solidaritas Rohingya

Red: Irwan Kelana
Dok BMH
Laznas BMH dan Syabab Hidayatullah menggelar aksi penggalangan dana untuk Muslim Rohingya.
Laznas BMH dan Syabab Hidayatullah menggelar aksi penggalangan dana untuk Muslim Rohingya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syabab Hidayatullah bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional  Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) melakukan aksi solidaritas penggalangan dana peduli Rohingya yang dilakukan secara serentak seluruh Indonesia.

Ketua Umum PP Syabab (Pemuda)  Hidayatullah Suhardi Sukiman mengatakan kerja sama ini telah berjalan sejak pekan lalu di antaranya di DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, dan di kantong-kantong perwakilan BMH dan Syabab Hidayatullah seluruh Indonesia.

“Apa yang menimpa minoritas Muslim etnis Rohingya adalah kebiadaban yang harus diakhiri. Ini bukan saja menyangkut masalah praktik genosida yang penuh kebrutalan namun juga sikap abai dunia yang seolah buta dan tuli padahal ini pelanggaran HAM berat yang sangat mencemaskan,” kata Suhardi Sukiman melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (11/9).

Ia menambahkan, sebagai manusia apalagi sebagai Muslim, tak tega hanya berdiam diri menyaksikan ketidakadilan tersebut. Suhardi mengatakan, aksi solidaritas penggalangan dana ini tentu tak akan bisa menutupi kepedihan dan derita berkepanjangan yang dirasakan Muslim Rohingya.  “Namun, aksi solidaritas ini setidaknya menjadi penegas bahwa hati kita belum mati dan ikatan persaudaraan itu masih ada,” ujarnya.

Suhardi menegaskan, krisis Rohingya sangat menyayat hati setiap manusia yang masih memilliki hati nurani.  "Beragam laporan lembaga internasional serta adegan visual berupa foto dan video memperlihatkan bagaimana kejamnya pembantaian brutal yang dilakukan oleh sipil dan didukung rezim Budha Myanmar yang memperlakukan minoritas Muslim etnis Rohingya bahkan lebih dari binatang," kata Suhardi.

“Muslim Rohingya dibunuh, tidak peduli pria, wanita, anak-anak, bahkan bayi. Desa-desa mereka dibumihanguskan, mengakibatkan mereka menggelandang tidur tanpa atap. Mereka ditolak dan selalu di bawah bayang-bayang ketakutan dan ketidakpastian; selamat atau binasa,” imbuh Suhardi prihatin.

Sebelumnya, dalam pertemuan Forum Pemuda Lintas Agama yang digelar di Jakarta, Suhardi Sukiman menyatakan bahwa adalah hal yang wajar apabila umat Islam seluruh dunia termasuk Indonesia melakukan aksi solidaritas terhadap muslim Rohingya. Apalagi, faktanya, umat Islam-lah yang menjadi  korban dari tragedi genosida tersebut.

Namun, Suhardi mengingatkan, segala aksi umat mesti selalu rasional, berhat-hati, dan tetap terukur. Dia menegaskan, yang tak kalah penting adalah memastikan kedamaian dan persatuan sesama anak bangsa tetap terjaga.

Suhardi menyebutkan bahwa Hidayatullah secara umum telah melakukan langkah yang diperlukan. “Di antaranya menggalang dana dari internal perserikatan serta membuka rekening donasi untuk Rohingya melalui Laznas Baitul Maal Hidayatullah,” tutur Suhardi.