Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

TGB: Umat Islam Harus Punya Semangat Besar

Sabtu 13 Januari 2018 15:10 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Gita Amanda

Suasana Tabligh Akbar oleh TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi di Masjid Baitul Qur'an, Tangerang Selatan, Sabtu (13/1). Tema kegiatan kali ini adalah Membangun Optimisme Umat di Tahun 2018.

Suasana Tabligh Akbar oleh TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi di Masjid Baitul Qur'an, Tangerang Selatan, Sabtu (13/1). Tema kegiatan kali ini adalah Membangun Optimisme Umat di Tahun 2018.

Foto: Zahrotul Oktaviani/REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia dan Pusat Studi Alquran (PSQ) menyelenggarakan tabligh akbar di Masjid Bayt Alquran, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Tabligh akbar tersebut bertema "Membangun Optimisme Umat di Tahun 2018".

Ketua OIAA Cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengatakan, alumni Al-Azhar sadar betul bahwa elemen terbesar Bangsa Indonesia adalah umat Islam. Kemaslahatan bangsa merupakan kebutuhan negara. Ia berharap umat Islam punya semangat  kuat dan optimisme yang besar.

"Kalau umat Islam punya optimisme besar pasti kontribusinya juga akan maksimal, dengan itu tujuan pembangunan nasional juga pasti akan tercapai," kata TGB Zainul kepada Republika.co.id di Masjid Bayt Alquran, Sabtu (13/1).

Ia menerangkan, umat Islam adalah umat yang sangat strategis dan diperlukan kontribusinya. Oleh karena itu harus terbangun optimisme yang kuat di kalangan umat Islam.

TGB yang juga sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan, pertemuan alumni Al-Azhar di Masjid Bayt Alquran dalam rangka silaturrahim. Alumni Al-Azhar tersebar di seluruh Indonesia, selama ini sesama alumni jarang bertemu langsung untuk bersilaturrahim.

Alumni Al-Azhar pun akhirnya berkumpul untuk bersilaturahim dan dipilihlah di wilayah sekitar Jakarta, karena mudah dijangkau dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan menurut TGB, ada alumni dari Kairo datang ke Jakarta untuk menghadiri silaturrahim ini.

"Silaturrahim memang mahal, ini juga mencerminkan kerinduan kita sebagai anak-anak bangsa untuk bersilaturahim dan bertemu satu sama lain, untuk mencairkan banyak hal, mengklairifikasi banyak hal dan mendekatkan hati kita satu sama lain," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES