Rabu , 27 September 2017, 21:04 WIB

Kemenag Rencanakan Seminar Budaya di MTQ Nasional 2018

Red: Endro Yuwanto
Republika/Agung Supri/c
Suasana lomba MTQ (ilustrasi).
Suasana lomba MTQ (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN - Kementerian Agama (Kemenag) berencana menggelar seminar "Penggalian Seni Budaya Tradisional Asli Indonesia berbasis Alquran" pada kegiatan MTQ Nasional 2018 yang dipusatkan di Medan, Sumatra Utara (Sumut).

"Seminar itu mengacu pada fakta bahwa seni budaya tradisional asli Indonesia banyak lahir dari tafsiran-tafsiran Alquran," ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag H Khoiruddin, Rabu (27/9).

Menurut Khoiruddin, kegiatan seminar akan dilakukan setelah acara pembukaan MTQ Nasional. "Anggaran seminar antara lain akan menghadirkan narasumber seperti Gus Mus itu dari pusat," katanya.

Khoiruddin menyebutkan, pagelaran MTQ Nasional tidak hanya menjadi perhatian masyarakat di dalam negeri, tetapi juga luar negeri. "Nantinya di MTQ Nasional di Sumut misalnya akan hadir 38 duta besar negara Islam sehingga pelaksanaannya harus benar-benar terencana dengan baik," jelasnya.

Selain akan menggelar seminar budaya, Kemenag juga menginginkan sistem MTQ menggunakan makro berbasis IT. "Makro berbasis IT akan tampil di layar, live streaming by Youtube misalnya kalau memungkinkan sehingga warga yang menyaksikan tidak perlu harus ke mimbar. Sekarang zaman berbasis IT," ujar Khoiruddin.

Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah menyatakan, untuk sukses sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Sumut akan melibatkan dan meminta semua pemerintah kabupaten/kota turut mensukseskan pelaksanaan MTQ Nasional di Medan pada 2018. "Walaupun pusat pelaksanaan MTQ di Kota Medan, diharapkan gaungnya hingga ke seluruh daerah dan itu perlu dukungan kuat dari semua pemerintah kabupaten/kota Sumut," ujarnya.

Menurut Nurhajizah, menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional merupakan suatu kebanggaan dan amanah yang cukup berat bagi Sumut yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Sekretaris LPTQ Asren Nasution menyebutkan, penyelenggaraan MTQ dijadwalkan Oktober 2018 usai pelaksanaan pilkada serentak di Provinsi Sumut. Menurut dia, meski lokasi utama MTQ Nasional di Medan, yakni di Gedung Serba Guna Jalan Willem Iskandar Medan, beberapa kegiatan juga dilakukan di Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, Langkat, Tebing tinggi, dan Asahan. "Diperkirakan MTQ akan dipadati kurang lebih 7.000-an orang baik dari Indonesia maupun luar negeri sehingga perlu perencanaan matang agar pelaksanaannya berjalan baik."


Sumber : Antara