Jumat 21 Aug 2026 15:33 WIB

Buntut Serangan Suriah, Israel-Turki Memanas Saling Serang di Media Sosial

Israel serang wilayah utara Suriah.

Peta Suriah tanpa Dataran Tinggi Golan
Foto: Dok Istimewa
Peta Suriah tanpa Dataran Tinggi Golan

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Platform media sosial dalam beberapa jam terakhir dipenuhi pernyataan, pesan peringatan, dan saling balas komentar antara pejabat serta politikus Israel dan Turki.

Situasi ini terjadi setelah Israel pada Selasa melancarkan serangan terhadap Bandara Militer Abu al-Duhur di wilayah pedesaan Idlib, Suriah utara.

Baca Juga

Dilaporkan Aljazeera, Jumat (21/8/2026), ketegangan semakin meningkat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi serangan tersebut dengan mengatakan bahwa pihaknya memastikan mereka memahami pesan itu dengan lebih baik.

Sejumlah blogger dan pengamat menilai fenomena tersebut tidak tepat disebut sebagai “perang siber” dalam pengertian teknis.

Mereka melihatnya sebagai bentuk “diplomasi digital”, ketika media sosial digunakan untuk menyampaikan pesan politik, membentuk narasi, menekan pihak lawan, sekaligus mempersiapkan opini publik menghadapi kemungkinan eskalasi yang lebih besar antara Ankara dan Tel Aviv.

Di Israel, sejumlah pejabat, baik yang masih menjabat maupun mantan pejabat, mengeluarkan pernyataan berbeda terkait meningkatnya ketegangan dengan Turki.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan, Erdogan sedang menyeret Turki ke dalam petualangan berbahaya di Suriah.

“Kami tidak akan membiarkan entitas mana pun mengancam keamanan Israel.”

Sementara itu, mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak berusaha melihat perselisihan tersebut dalam konteks yang lebih luas.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi