Ahad 31 May 2026 21:32 WIB

Petugas Haji Diminta tak Cepat Berpuas Diri

Tugas penyelenggaraan haji baru benar-benar selesai setelah seluruh jamaah pulang.

Seorang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengambil gambar fasilitas tenda jamaah calon haji di Mina, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Kementerian Haji dan Umrah mengecek secara langsung kesiapan layanan akomodasi di tenda Mina serta akses jalur pergerakan jamaah menuju Jamarat guna menjamin kelancaran dan kenyamanan saat puncak ibadah haji.
Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Seorang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengambil gambar fasilitas tenda jamaah calon haji di Mina, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Kementerian Haji dan Umrah mengecek secara langsung kesiapan layanan akomodasi di tenda Mina serta akses jalur pergerakan jamaah menuju Jamarat guna menjamin kelancaran dan kenyamanan saat puncak ibadah haji.

Oleh: Fernan Rahardi dari Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi menilai, pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun ini secara umum berjalan lancar meski terdapat sejumlah kendala minor di lapangan.

Menurut Dendi, salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini terlihat dari kelancaran pergerakan jemaah pada fase puncak ibadah. Mulai dari pemberangkatan dari hotel di Makkah menuju Arafah serta perpindahan ke Muzdalifah dan Mina.

Baca Juga

"Secara umum, walaupun ada hambatan-hambatan sedikit, kita sudah bisa melaksanakan pelayanan ibadah ritual dengan baik, khususnya pergeseran jemaah dari hotel-hotel di Makkah menuju Arafah, kemudian ke Muzdalifah dan Mina," kata Dendi kepada tim Media Center Haji (MCH) di Jamarat, Mina.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan ibadah haji fase akhir operasional Armuzna telah berakhir.

Jamaah yang mengambil nafar awal sebagian besar telah meninggalkan Mina sejak Jumat (29/5/2026). Sementara jemaah nafar tsani menyelesaikan rangkaian mabit pada Sabtu (30/5/2026).

Meski mengakui masih terdapat sejumlah keluhan dari jemaah, Dendi menegaskan, masalah yang muncul bersifat minor dan tidak mengganggu jalannya penyelenggaraan ibadah secara keseluruhan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung kelancaran operasional haji, mulai dari petugas haji, DPR, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi, hingga Pemerintah Arab Saudi, khususnya Kementerian Haji dan Umrah.

"Kami banyak dibantu oleh berbagai pihak sehingga tugas-tugas pelayanan kepada jemaah dapat berjalan dengan baik," katanya.

Dendi pun mengingatkan seluruh petugas agar tidak cepat berpuas diri meskipun pelaksanaan puncak haji tahun ini mendapat banyak apresiasi. 

Menurutnya, tugas penyelenggaraan haji baru benar-benar selesai setelah seluruh jamaah kembali ke Tanah Air.

"Saya minta teman-teman jangan berpuas hati dan berpuas diri. Tugas kita selesai ketika kloter terakhir atau kloter 527 mendarat di Indonesia yang dijadwalkan pada 2 Juli mendatang," ujarnya.

photo
Infografis Rute Bus Shalawat 1447 H/2026. Infografis haji 2026 - (Republika)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement