Rabu 22 Apr 2026 22:15 WIB

Dokter Sarankan Jamaah Haji Gunakan Tabir Surya SPF 50 Hingga 80

Perlindungan kulit penting bagi jamaah haji agar terhindar dari dampak cuaca panas.

Jamaah calon haji berjalan menuju ruang aula di Grand El-Hajj Asrama Haji Banten, Kota Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026). Asrama haji tersebut mulai beroperasi perdana tahun ini dengan melayani sebanyak 9.192 calon haji asal Provinsi Banten yang terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter) mulai 21 April hingga 18 Mei 2026.
Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Jamaah calon haji berjalan menuju ruang aula di Grand El-Hajj Asrama Haji Banten, Kota Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026). Asrama haji tersebut mulai beroperasi perdana tahun ini dengan melayani sebanyak 9.192 calon haji asal Provinsi Banten yang terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter) mulai 21 April hingga 18 Mei 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter ahli estetika di Miracle Ultimate Clinic, Dewita Kamaruddin mengatakan penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi mulai 50 hingga 80 dapat menjaga kulit jamaah haji dari paparan sinar matahari di Tanah Suci.

"Pakai saja SPF tinggi. SPF 80 ada. Itu untuk seharian masih oke, bisa untuk seharian," kata Dewita, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga

Sun Protection Factor (SPF) merupakan angka yang menunjukkan tingkat kemampuan tabir surya (sunscreen) melindungi kulit dari sinar UVB penyebab kulit terbakar (sunburn) dan kanker kulit.

Ia mengatakan, SPF tinggi bisa diaplikasikan sekali untuk seharian di bawah sinar matahari dan tidak perlu melakukan pengaplikasian ulang hingga lima jam.

Penggunaan tabir surya juga wajib dilakukan 20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan yang terpapar langsung sinar matahari agar ada proses penyerapan ke dalam kulit terlebih dahulu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement