Senin 06 Apr 2026 06:28 WIB

Paus Serukan Para Pemimpin Dunia Letakkan Senjata, Pilih Perdamaian

Paus menyesalkan bahwa manusia kini mulai terbiasa dengan kekerasan.

Paus Leo XIV (tengah) yang baru terpilih, Kardinal Robert Francis Prevost dari AS, tersenyum dari balkon tengah Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan, 08 Mei 2025, setelah terpilih pada hari kedua konklaf.
Foto: EPA-EFE/ETTORE FERRARI
Paus Leo XIV (tengah) yang baru terpilih, Kardinal Robert Francis Prevost dari AS, tersenyum dari balkon tengah Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan, 08 Mei 2025, setelah terpilih pada hari kedua konklaf.

REPUBLIKA.CO.ID, VATIKAN -- Paus Leo XIV menyampaikan seruan untuk perdamaian pada pidato Minggu Paskahnya, Ahad (5/4/2026). Seperi dilaporkan Reuters, dia mendesak para pemimpin dunia untuk mengakhiri konflik dan meninggalkan ambisi penaklukan.

Berbicara di hadapan ribuan orang di Lapangan Santo Petrus, Paus menyesalkan bahwa manusia kini mulai terbiasa dengan kekerasan dan menjadi tidak peduli.

Baca Juga

“Biarlah mereka yang memiliki senjata meletakkannya!” serunya. “Biarlah mereka yang memiliki kekuatan untuk memicu perang memilih perdamaian!”

Berkat Urbi et Orbi (kepada Kota Roma dan kepada dunia) yang disampaikannya secara singkat dan langsung itu tidak menyebut konflik tertentu secara spesifik. Ia mengatakan bahwa kisah Paskah menunjukkan bahwa Kristus sepenuhnya tanpa kekerasan.

“Pada hari perayaan ini, marilah kita meninggalkan setiap keinginan akan konflik, dominasi, dan kekuasaan, serta memohon kepada Tuhan untuk menganugerahkan damai-Nya kepada dunia yang dilanda perang,” ujar Paus Leo.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement