Kamis 26 Feb 2026 13:39 WIB

Geramnya Hamas Usai Pemukim 'Fasis' Israel Bakar Masjid di Tepi Barat Saat Ramadhan

Hamas meminta rakyat Palestina bertindak melindungi masjid dan situs keagamaan lain.

Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini.
Foto: EPA
Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, mengutuk pemukim Israel yang telah membakar sebuah masjid di Tepi Barat yang diduduki. Hamas bahkan menyebut aksi pembakaran itu sebagai "kejahatan fasis dan terorganisir".

Hamas mengeluarkan pernyataan tersebut terkait tindakan pemukim Israel  membakar Masjid Abu Bakr as-Siddiq yang terlokasi di antara Kota Sarra dan Tal di di dekat Nablus, Tepi Barat utara. Menurut Hamas, para pemukim juga mencoret dinding masjid dengan slogan rasis.

Baca Juga

"Aksi yang dilakukan pada Senin (23/2) oleh pemukim Zionis adalah kejahatan fasis dan terorganisir, sekaligus serangan terang-terangan terhadap tempat ibadah dan situs suci umat Islam. Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap semua hukum dan norma internasional yang menjamin perlindungan tempat ibadah dan situs suci,” kata Hamas dalam pernyataan tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Hamas meminta rakyat Palestina untuk bertindak guna melindungi masjid dan situs keagamaan lainnya dalam menghadapi serangan pemukim Zionis dan melawan tindakan agresif ini.

Kelompok itu juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan semua organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk mengutuk "perilaku fasis jahat ini", dan menuntut para pelakunya.

Selain itu, Hamas meminta pertanggungjawaban pejabat Israel karena telah mendukung kejahatan brutal semacam itu terhadap rakyat Palestina serta situs-situs suci umat Islam dan Kristen.

 

photo
Sepatu-sepatu di pintu Masjid Abu Bakar Siddiq di Nablus, Tepi Barat, yang dibakar pemukim Yahudi pada Senin (23/2/2026) pagi. - (QNN/X)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement