Rabu 25 Feb 2026 14:54 WIB

Semarak Ramadhan di Tanah Suci, Hampir Satu Juta Orang Jamaah Umrah Padati Masjidil Haram

Otoritas Dua Masjid Suci melatih pelayanan bantuan kursi roda selama Ramadhan.

Jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah.
Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Memasuki hari keempat Ramadhan 1447 H/2026, hampir satu juta orang jamaah umrah memenuhi Tanah Suci di Arab Saudi. SPA melaporkan pada Selasa (24/2/2026), Masjidil Haram menerima lebih dari 904.000 orang jamaah yang mencerminkan besarnya antusiasme umat dalam beribadah pada hari-hari awal bulan suci.

Seiring kedatangan jamaah dari berbagai wilayah Kerajaan Arab Saudi dan mancanegara, sistem layanan terpadu memastikan kelancaran pergerakan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjalankan upaya operasional dan pengorganisasian secara berkelanjutan selama 24 jam.

Rencana terpadu tersebut mencakup pengelolaan kepadatan, pengaturan jalur Tawaf dan Sa’i, peningkatan pembersihan dan sterilisasi, serta layanan bimbingan dan penyuluhan dalam berbagai bahasa. Semua upaya itu dilakukan guna memfasilitasi pelaksanaan ibadah dengan khusyuk dan tenang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Otoritas Dua Masjid Suci menyatakan bahwa jumlah jamaah yang tercatat menunjukkan besarnya upaya pengerahan seluruh sumber daya manusia dan teknis dalam melayani jamaah umrah. Pihak pengelola juga menerapkan standar kualitas dan efisiensi operasional tertinggi, serta perencanaan manajemen kerumunan yang dirancang untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus di seluruh area Masjidil Haram.

Upaya tersebut dilaksanakan melalui koordinasi penuh dengan otoritas terkait guna memastikan pengalaman spiritual yang komprehensif, dengan persiapan yang terus diperkuat menjelang lonjakan jemaah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Kerajaan dalam melayani dua Masjid Suci dan para pengunjungnya dengan menyediakan lingkungan yang aman dan tertata sehingga jemaah dapat menunaikan ibadah dalam suasana yang tenteram dan terlindungi.

photo
Jamaah umrah mengunjungi Masjid Aisyah untuk melakukan miqat di Makkah, Arab Saudi, Ahad (22/6/2025) dini hari. Masjid Aisyah yang juga dikenal sebagai Masjid Tanim dan berjarak sekitar tujuh kilometer dari Masjidil Haram itu merupakan tempat miqat yang populer bagi jamaah umrah di Makkah karena kemudahan aksesnya dan sejarahnya yang terkait dengan Aisyah RA, istri Nabi Muhammad SAW, yang melakukan miqat di tempat tersebut. - (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement